Categories: Nasional

Jemaah Haji Diminta Hindari Beli Hewan Kurban lewat Calo

MAKKAH (RIAUPOS.CO) – Mendekati pelaksanaan wukuf di Arafah, Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan sejumlah imbauan kepada jemaah calon haji. Di antaranya adalah menghindari pembelian hewan kurban maupun hewan untuk bayar dam melalui calo.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Akhmad Fauzin di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (28/6/2022).

’’Pemerintah mengimbau agar jemaah tidak melakukan transaksi dengan calo, penjaga atau pedagang (langsung),’’ tuturnya.

Apalagi membeli kupon hewan kurban atau dam melalui website tidak resmi. Fauzin mengatakan seluruh personel petugas haji, khususnya bidang bimbingan ibadah serta petugas kloter, segera melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada jemaahnya. Supaya jemaah bisa tertib dan memenuhi aturan ketika membeli hewan untuk kurban maupun dam.

Dia kembali mengingatkan bahwa pemerintah Arab Saudi sudah mengeluarkan kebijakan, supaya jemaah membayar dam atau membeli hewan kurban secara resmi. Yaitu melalui bank atau lembaga yang sudah ditentukan Arab Saudi. Di antaranya adalah Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank), Bank Al Rajhi, Pos Arab Saudi, atau website Adahi.org secara online.

Ketentuan tersebut tidak hanya berlaku untuk jemaah Indonesia saja. Tetapi dari penjuru dunia. Termasuk jemaah dari Malaysia, Filiphina, dan Thailand. Ada beberapa kelebihan ketika membayar dam atau membeli hewan ternak secara resmi melalui lembaga yang ditunjuk Saudi. Di antaranya adalah akuntabilitas dapat dipertanggung jawabkan. Kemudian ada lembaga yang menyeleksi kelayakan hewan kurban. Selain itu juga ada lembaga yang menjamin proses penyembelihan, pendistribusian, serta aspek-aspek lain tetap sesuai kaidah syariah.

Pada kesempatan itu Fauzin juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan pengiriman jemaah haji tinggal sektiar sepekan. Pemberangkatan jemaah haji dijadwalkan selesai pada 3 Juli mendatang. Sampai dengan 28 Juni siang, sudah ada 76.421 orang jemaah yang diberangkatkan ke Saudi. Lalu ada 79 orang jemaah dirawat di klinik kesehatan haji Indonesia (KKHI) dan 14 orang dirawat di RS Arab Saudi. Jumlah calon jemaah haji yang wafat ada 14 orang.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

8 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

9 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

12 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

12 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

13 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

13 jam ago