maling-oknum-pemuda-rumbai-pesisir-ditangkap-polisi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang pria bernama IA alias Aditya (27) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran satroni salah satu rumah di Jalan Pramuka, Lembah Sari, Rumbai Pesisir. Mirisnya, hasil tersebut digunakan untuk nyabu.
Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal Efendi melalui Kanit Reskrim Ipda Febry Hermawan mengatakan, tersangka IA diamankan pada Ahad (28/6) pukul 01.00 WIB dini hari.
"Adapun barang yang dijarah tersangka IA di rumah korban Faisal (52) yaitu enam unit teralis besi dalam keadaan tidak terpasang, dua unit mesin pompa air (merek pedrolo dan merek sumitzu) serta tiga buah aki mobil. Seluruh barang itu dinaikkan ke sepeda motor yang ada keranjangnya," terangnya.
Dikisahkannya, saat menjarah korban melakukan sendiri. Kemudian menutup muka serta CCTv rumah korban agar jejaknya hilang. Berkat kejelian, petugas dari Unit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir pun berhasil meringkusnya.
Febry melanjutkan, tersangka IA pun pernah melakukan di empat TKP lain yang berada di Pekanbaru. "Hasil dari curiannya itu digunakan untuk main judi, bayar utang, dan nyabu. Terbukti positif konsumsi narkoba setelah dicek urine di RS Bhayangkara Polda Riau," ungkapnya.
Hal itu pun diakui IA kepada RiauPos.co. Menurut pria lajang itu, melakukan jika ada kesempatan dan sendiri.
"Sendiri mencurinya. Iya untuk main judi, bayar utang, dan nyabu. Barang-barang dijual ke kiloan. Biasanya dapat Rp100 ribu Rp200 ribu," terangnya.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.