Categories: Nasional

Meski di Rumah, Kesehatan Tetap Perlu Dijaga

(RIAUPOS.CO) — Seiring dengan imbauan pemerintah untuk work from home (WFH), dan menghindari aktivitas di luar rumah membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas, dan mengerjakan pekerjaannya di rumah. Hal ini membuat tubuh minim pergerakan dibandingkan dengan hari biasa. Berikut wawancara Riau Pos dengan Dokter MCU Rumah Sakit Awal Bros A Yani dr Dewi Widya Astuti, terkait menjaga kesehatan tubuh ketika menjalani WFH.

Bagaimana cara menjaga agar tubuh tetap bugar meski hanya beraktivitas di rumah?

Untuk tetap bugar tentu saja harus banyak gerak, seperti olahraga. Karena WFH ini, sudah pasti kita semakin kurang gerak, untuk itu luangkan waktu berolahraga 15-30 menit per hari. Lakukan olahraga ringan, contohnya lari-lari kecil di halaman rumah, yoga, naik turun tangga kalau ada, dan berolahraga dengan alat yang dipunyai di rumah. Olahraga bisa dilakukan pagi atau sore.

Apa yang harus dikonsumsi agar imunitas dan stamina tetap terjaga?

Konsumsi makanan seperti biasa, diet boleh tapi jangan ekstrim. Makan makanan bergizi yang mengandung karbohidrat, protein, lemak dan tentu saja empat sehat lima sempurana diutamakan. Jangan lupa untuk konsumsi sayur dan buah-buahan terutama buah yang banyak mengandung vitamin C.

Bagaimana menghindari naik berat badan ketika WFH?

Itu tadi, meskipun di rumah, harus jaga pola makan dan tidak berlebihan. Kalau aktivitas minim, perbanyak gerak dengan olahraga.

Apakah berjemur di pagi hari bagus untuk kesehatan?

Tentu saja bagus, kita perlu sinar matahari agar mendapat sinar ultraviolet B (UVB) yang baik untuk tubuh. Waktunya disarankan pukul 10.00-11.00 WIB. Kalau terlalu pagi itu yang ada UVA, sementara yang kita perlukan UVB. Bisa dilakukan 10-15 menit. Jangan lupa pakai sunblock ketika berjemur, karena paparan langsung dari sinaf matahari bisa menyebabkan perubahan pigmen pada kulit.

Apakah tidak apa-apa mandi hanya satu kali dalam sehari ketika di rumah?

Mandi tetap dua kali sehari. Terlebih jika setelah dari luar rumah. Harus langsung mandi dan membersihkan diri, jangan sentuh apapun ketika dari luar, bisa jadi kita membawa virus dan menempel di pakaian. Baju juga jangan digantung lalu dipakai lagi. Tapi harus dicuci terlebih dulu. Virus yang kita hadapi ini tidak tampak oleh mata.

Intinya, tetap ikuti imbauan dari pemerintah. Untuk orang dalam pemantuan (ODP), isolasi diri dengan baik dan jangan keluar rumah, karena dampaknya kepada orang lain.(a)

dr Dewi Widya Astuti, Dokter MCU Rumah Sakit Awal Bros A Yani

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

5 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

6 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

6 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

6 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

6 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

7 jam ago