Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo/RMOL
JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Dua anggota Polri aktif berinisial RM dan RB telah ditetapkan sebagai tersangka sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.
Hingga kini, motif kedua pelaku menyiram Novel masih didalami.
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penyidikan kasus ini dilakukan setransparan mungkin dan harus dibuktikan dengan fakta dan kesesuaian keterangan yang didapat.
“Apakah ini dilakukan sendiri atau ada yang menyuruh, ini masih didalami. Karena semua ini harus dibuktikan dengan fakta, keterangan yang kita dapat,” kata Listyo Sigit usai mendampingi Kapolri Jenderal Idham Azis rilis akhir tahun, di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12).
Yang jelas, dia memastikan timnya bakal melakukan penyidikan secara cermat dan transparan.
Mantan Kadiv Propam ini menegaskan, jika kemudian dalam perkembangan penyidikan mengarah kepada tersangka lain, tidak menjadi soal.
“Kalau faktanya ada perkembangan mengarah ke tersangka lain, kita tak ada masalah. Tapi kan semuanya harus ada kesesuaian, pembuktian, ada pengecekan keterangan dengan fakta yang didapati,” jelas Listyo Sigit.
Sumber: Rmol.id
Editor: Deslina
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…