dana-terbatas-dibangun-dengan-bergotong-royong
Guna membantu warga kurang mampu, khususnya rumah yang mengalami rusak berat menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkali. Tidak hanya melalui bantuan zakat produktif dan kunsumtif, Baznas juga membantu rumah warga miskin di Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
PULUHAN warga Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis melalui semangat gotong royong yang masih terpelihara hingga sekarang, membantu memperbaiki rumah Arahman, salah seorang warga kurang mampu, yang lantai serta dinding rumahnya sudah lapuk dimakan masa.
Di bawah komando Ketua RT 11, Mesri, terlihat puluhan warga melalui bantuan Banznas Kabupaten Bengkalis melakukan rehab ringan rumah layak huni (RLH) milik Arahman dari program BTB Baznas Tanggap Bencana.
"Kami bangga dengan kebiasaan warga Kampung Parit. Kalau ada hal-hal yang perlu kerja sama ya dikerjakan bersama-sama. Seperti gotong-royong merehab rumah warga yang kurang mampu bantuan dana dari Baznas Bengkalis," ujar Azwar, salah seorang warga yang ikut menyumbangkan tenaganya, Ahad (26/9/2021).
Pensiunan guru ini juga berharapkan, agar pihak-pihak yang berkompeten dan berwenang, kalau mau membantu janganlah tanggung-tanggung.
"Kalau tenaga, biolah kami sama-sama masyarakat di lapangan mengerjakannya," harapnya.
Dikatakan Azwar, usulan pertama untuk rehab ringan rumah Arahman sebesar Rp15 juta namun yang dikeluarkan dananya hanya Rp3,8 juta dengan presentasi rehab hanya sekitar 40 persen pada bagian rumah induk saja.
"Kalau bagian belakangnya, dapur, WC-nya yang ada memang tak layaklah. Tak ada lagi di zaman ini WC tergenang. Mudah-mudahan, ke depannya, tahun-tahun besok adalah bantuan lagi. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang turut andil dalam hal ini, baik itu yang mengusulkan, maupun yang memberi (Baznas Bengkalis, red)," ujar Azwar lagi.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, H Ali Ambar, mengatakan, kegiatan ini termasuk program BTB Baznas Tanggap Bencana. Artinya bencana dalam arti luas, ada juga bidang kemanusiaan, ketika rumah warga hampir roboh belum dapat bantuan dari dinas terkait.
"Alhamdulillah, kami cepat tanggap. Kami bantu rehab rumah mereka ini. Memang keuangan kiami terbatas. Kami bantu sesuai kemampuan dan hasil tim survei faktual Baznas Bengkalis," ujar Ali Ambar.
Menanggapi harapan warga, Ali Ambar mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bahu-membahu bergotong-royong, terutama masyarakat setempat untuk membantu Arahman yang hidup dalam keterbatasan.
‘’Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, kepada seluruh mudzaki yang membayar zakat dan kepada pemerintah daerah yang sudah mempercayai kami sebagai lembaga penerima zakat," ungkap Ali Ambar.
Editor: Hary B Koriun
Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan pengembalian dana seragam siswa usai temuan mark-up dan melarang…
Kebakaran di permukiman padat Seberang Tembilahan menghanguskan satu rumah dan merusak satu rumah lainnya. Kerugian…
TPID Riau menggelar empat pasar murah di Siak dan Pekanbaru pekan ini. Beras, gula, minyak…
Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…
DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…