Categories: Nasional

Masuk Akpol Ternyata Belum ‘Zero Rupiah’, BPI KPNPA Beberkan Buktinya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sekjen Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA RI), Harry Khoerul Anwar mengungkap dugaan praktik penyimpangan dalam penerimaan atau rekrutmen anggota yang masih saja terjadi di institusi Polri dalam proses rekrutmen di Akademi Kepolisian (Akpol).

Harry menyebut penyimpangan itu sudah terjadi mulai sejak awal proses perekrutan calon anggota polisi. Hal itu juga dibuktikan dengan hasil investigasi BPI KPNPA RI selaku Lembaga Peneliti Independen.

“Kami masih melihat terjadinya penyimpangan. Misalnya ada peserta yang lulus tahapan di daerah tiba-tiba gagal lolos seleksi di Panitia Pusat. Semua ini masih saja banyak terjadi dan bisa ditemui di setiap rekrutmen Polri,” kata Harry kepada wartawan, Selasa (28/6/2022).

Atas pernyataan ini, Harry siap diundang pihak kepolisian guna untuk membeberkan adanya praktik penyimpangan dalam rekrutmen di Akpol.

Tak hanya itu, Harry juga mengaku siap menantang Kapolri untuk melakukan ‘Sumpah Pocong’ jika tudingan BPI KPNPA RI ini bohong atau palsu.

“Kami  berani mengatakan seperti itu kepada publik. Kami meminta kepada Kapolri bila memang untuk masuk Akpol ‘Zero Rupiah’, maka apakah Kapolri siap untuk melakukan ‘Sumpah Pocong’. Untuk membuktikan bahwa Polri di bawah komando Jendral Listyo Sigit Prabowo benar bersih dan tidak lagi menerima suap dalam rekrutmen,” ujarnya.

Meskipun demikian, BPI KPNPA RI tetap memberikan apresiasi kepada Kapolri yang selalu menindak oknum yang terlibat di dalam praktik buruk rekrutmen. Misalnya dengan pemecatan tidak hormat hingga proses hukum ke persidangan umum. Namun demikian, hingga kini, masih saja ada oknum polisi yang memposisikan dirinya sebagai calo rekrutmen anggota Polri.

“BPI KPNPA RI akan selalu memberikan dukungan kepada Kapolri dalam membenahi sumber daya manusia di SDM Polri. Terutama dalam upaya untuk membersihkan proses rekrutmen maupun seleksi penerimaan anggota Polri secara terpadu (Akpol, Bintara, Tamtama),” ujarnya.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

4 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

4 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

4 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

4 jam ago

Usai Dapat Surat Peringatan, Pedagang Pasar Kodim Mulai Bongkar Lapak

Sebagian pedagang Pasar Kodim mulai membongkar lapak setelah mendapat peringatan. Namun, sebagian lainnya masih ragu…

4 jam ago

Niat Beli Sofa di Medsos, Warga Pekanbaru Malah Kehilangan Uang Rp300 Juta

Niat membeli sofa lewat media sosial, warga Pekanbaru malah tertipu hingga Rp300 juta. Polisi menangkap…

4 jam ago