Categories: Nasional

LPPM STIKes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Webinar Nasional

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)  — Dalam upaya peningkatan kapasitas tri dharma perguruan tinggi di tengah pandemi Covid-19, STIKes Payung Negeri Pekanbaru melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan webinar nasional pada 20 Mei 2020 dengan judul "Optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Strategi Pemenangan Hibah Ristek/BRIN".

Jumlah peserta yang mendaftar pada kegiatan ini sebanyak 3.009 orang yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia dan luar negeri dengan profesi dosen, peneliti, guru, tenaga kesehatan dan mahasiswa baik di lembaga pemerintahan maupun swasta.

Kegiatan webinar ini juga dihadiri Hj Nurani A Manan sebagai Pembina Yayasan Pendidikan Payung Negeri, Ir Ahmad Kurnia sebagai Ketua Yayasan, Drs H Ahmad Fuad sebagai Dewan Pertimbangan dan Mawar Dewi MM sebagai Ketua Senat STIKes Payung Negeri Pekanbaru.

Penyelenggaraan webinar dilakukan melalui zoom meeting dan ditayangkan secara langsung melalui youtube STIKes Payung Negeri. Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 WIB diawali dengan kata sambutan oleh Ketua STIKes Payung Negeri Pekanbaru Dr Ns Hj Deswinda SKep MKes.

Deswinda menyampaikan tujuan webinar nasional untuk menambah wawasan dosen di perguruan tinggi khususnya STIKes Payung Negeri Pekanbaru dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang aplikatif dan berkelanjutan sehingga mampu berkompetisi secara nasional dan berkontribusi bagi masyarakat luas.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Bapak Prof Dr Herri MBA yang sekaligus membuka kegiatan webinar nasional ini secara resmi. Herri MBA memberikan apresiasi yang sangat baik terhadap STIKes Payung Negeri Pekanbaru atas penyelenggaraan webinar nasional yang sangat besar artinya dalam dunia pendidikan terutama dalam konteks pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Kegiatan dipandu moderator Ns Dendy Kharisna MKep. Materi pertama dengan tema optimalisasi tri dharma perguruan tinggi di tengah pandemic covid-19 disampaikan oleh Prof Dr Herri MBA. Poin penting yang disampaikan oleh Prof Dr Herri MBA dalam materinya adalah perguruan tinggi dalam pelaksanaan pembelajaran daring terutama dalam pandemic covid 19 perlu memiliki platform sendiri sehingga nantinya terbangun 3 kompetensi utama dalam pendidikan yaitu knowledge, skill dan attitude (KSE).

Materi kedua disampaikan Prof Dr Saryono MSi. Materi ketiga Dr R Wisnu Nurcahyo, DVM yang merupakan dosen UGM. Selain sebagai dosen di Universitas Riau, Saryono. Materi ketiga oleh Dr R Wisnu Nurcahyo, DVM yang merupakan dosen UGM Dr R Wisnu Nurcahyo, DVM adalah seorang reviewer nasional pengabdian masyarakat DRPM Ristek/BRIN sejak 2006.

Kegiatan webinar nasional ini ditutup dengan sesi tanya jawab melalui zoom ataupun youtube pada pukul 16.00 WIB.(rul/c)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

6 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

14 jam ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

14 jam ago

Gaji Juni dan Gaji Ke-13 ASN Rohul Cair Bulan Ini

Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…

14 jam ago

40 Bikers Honda Adu Kemampuan di Safety Riding Regional Competition 2026

Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…

15 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru Raih Penghargaan Menteri Kesehatan atas Capaian Imunisasi Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…

15 jam ago