Categories: Nasional

Penggemar, Ini Lho Drama Korea yang Paling Digemari

PERKEMBANGAN sinema Korea terus mendapat pengakuan. Bukan karena Parasite yang terpilih menjadi film terbaik Oscar 2020, tetapi film televisi yang terus diproduksi, terus mendapatkan penggemar.

Paling tidak, pengakuan dari Netflix ini salah satu barometernya. Neflix mengakui bahwa konten Korea yang sudah gencar mereka garap dalam tiga tahun terakhir cukup berhasil menarik minat pelanggan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, Netflix berupaya memperkaya konten mereka dari Korea Selatan, mulai dari film tentang kartel narkoba dalam The Drug King, hingga serial tentang zombi, Kingdom.

Memang tidak semua konten tersebut banyak ditonton atau sukses. Namun menurut Vice President of Korean Content Netflix, Minyoung Kim, konten asal Korea Selatan mendominasi peringkat 10 besar di negara-negara Asia.

"Peringkat pertama ditempati Crash Landing On You (CLOY). Serial ini becerita tentang cinta," kata Minyoung dalam wawancara terbatas melalui telepon yang diikuti CNN baru-baru ini.

Serial ini mengisahkan cerita cinta antara pewaris takhta sekaligus pebisnis fashion ternama di Korea Selatan, Yun Se-ri (Son Ye-jin), dan tentara militer Korea Utara, Ri Jeong-hyeok (Hyun Bin).

Pada satu hari, Se-ri yang sedang melakukan paralayang mendadak tersapu badai angin dan mendapati dirinya terdampar di kawasan Korut. Di sanalah ia bertemu dengan Jeong-hyeok.

Perlahan tapi pasti serial ini banyak ditonton dan digandrungi pelanggan Netflix. Crash Landing on You sukses membuat penonton penasaran dan tidak sabar karena tayang secara berkala setiap pekan, tidak seperti serial lain yang tayang sekaligus.

Berdasarkan data Nielsen Korea, episode terakhir Crash Landing On You berhasil mendapatkan rating 21,6 persen. Angka itu juga mengalahkan rekor tertinggi yang sebelumnya dicatat oleh drama Goblin pada 2017 dengan 20,5 persen.

Ada banyak alasan mengapa serial yang populer di beberapa negara Asia ini sukses, mulai dari cerita yang matang, eksekusi yang tepat, ikatan emosi antar karakter yang kuat, sinematografi yang apik, hingga lagu latar yang menguatkan emosi di tiap momen.

Sutradara Lee Jung-hyo dan penulis Park Ji-eun mengajak penonton menyaksikan pertemuan awal Se-ri dan Kapten Ri yang epik, yaitu ketika Se-ri tersangkut di pohon di kawasan militer Korea Utara akibat badai saat paralayang.

Namun kisah itu sesungguhnya hanya puncak gunung es. Bak suratan takdir, kisah Crash Landing on You mengurai secara perlahan tali-tali keterikatan kedua karakter tersebut sebelum Se-ri "mendarat" di pelukan Kapten Ri dari atas pohon.

"Cerita ini bisa disukai banyak orang karena merupakan kombinasi antara penulisan naskah yang kuat dengan aktor yang kuat dan cerita yang menarik," kata Minyoung.

Kemudian, peringkat kedua ditempati oleh serial Kingdom yang pada awal bulan Maret rilis musim kedua. Sama seperti musim pertama, musim kedua berisikan enam episode dengan durasi 40 menit sampai 50 menit.

Secara garis besar Kingdom bercerita tentang perebutan kekuasaan kerajaan di Korea Selatan. Berbagai macam cara dihalalkan dan berbagai strategi politik dilakukan untuk berkuasa.

Menariknya, perebutan kekuasaan ini diwarnai dengan virus yang bisa membuat manusia menjadi zombi. Sembari berebut kekuasaan, sejumlah pihak juga harus memikirkan cara bertahan hidup.

Cerita pada musim kedua lebih menarik karena penonton sudah memahami apa yang terjadi pada musim pertama. Unsur politik pada musim kedua lebih kentara sehingga menimbulkan rasa gemas dan penasaran.

Terlebih, hampir setiap episode musim kedua terdapat plot twist. Hal ini membuat penonton ketagihan untuk menonton Kingdom dan mencari tahu bagaimana akhir cerita serial bergenre horor ini.

"Dalam waktu kurang lebih satu pekan serial itu sudah ditonton jutaan orang di seluruh dunia. Khususnya Kingdom kuat di negara-negara Asia, termasuk Indonesia," kata Minyoung.

Minyoug menilai Crash Landing on You dan Kingdom bisa dijadikan contoh dua serial yang populer. Namun mereka berjanji berusaha untuk membuat konten Korea yang lebih baik di masa mendatang.

Sumber: AFP/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

1 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

2 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago