Categories: Nasional

Jangan Biarkan PMA Tak Taat Aturan

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Persoalan PT Bukara yang beroperasional Kawasan Industri Dumai terus menuai kritik. Pasalnya perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang bergerak di bidang pengolahan bleaching earth (BE) itu,  dinilai sepele dengan dengan aturan yang ada.

“Saya baru dapat informasi jika PT Bukara ini ternyata perusahaan asing asal Malaysia dengan induk  Taiko Grup,” ujar Ketua KNPI kota Dumai Guspian, Rabu (26/2).

Ia menilai PT Bukara sepele dengan aturan yang ada, bahkan berani membangun dan beroperasional tanpa memiliki izin. “Saya minta pemerintah harus tegas, jangan biarkan perusahaan asing semena-mena,” tuturnya.

Dikatakan para pemuda tidak pernah menolak adanya investasi, apalagi berdampak pada ekonomi masyarakat. “Di satu sisi kami akui, ada banyak orang Dumai yang bekerja di PT Bukara, itu kami apresiasi, tapi harus tetap taat aturan,” tuturnya.

Sementara Pemerhati Lingkungan Hidup Muhammad Khadafi Ali mengatakan permasalahan izin membangun mungkin bisa mereka beralasan mengurus, namun persoalan melakukan penimbunan limbah tidak ada alasannya. “Menimbun limbah tanpa izin bisa disanksi pidana, penjara maupun denda, itu diatur dalam UU PPLH Nomor 32/2009 dengan ancaman penjara 3 tahun dan denda mencapai Rp3 miliar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Dumai Hendri Sandra membenarkan jika  PT Bukara merupakan perusahaan PMA . “Tapi tidak total asing, saya akan cek lagi kepastian,” tuturnya.

Ia juga mengatakan PT Bukara sudah terdaftar di online single submission, namun ia akui jika PT Bukara belum memiliki IMB dan lainnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago