Categories: Nasional

Baznas Taksir Potensi Seluruh Zakat Rp217 Triliun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus mendorong pembayaran zakat perusahaan. Baik itu zakat perusahaan swasta maupun BUMN. Landasannya adalah mayoritas potensi dana zakat di Indonesia adalah dari zakat industri swasta dan zakat industri BUMN atau badan.

Sebelumnya Baznas telah melakukan penelitian bersama IRTI-IDB dan IPB. Hasil penelitiannya mengungkap bahwa potensi zakat di Indonesia sebesar Rp217 triliun. Dalam penelitian tersebut diketahui pula bahwa potensi dana zakat terbesar dalam penelitian itu adalah zakat industri swasta dan zakat BUMN. Baznas juga mencatat pada akhir 2018 lalu, sebanyak 169 perusahaan memiliki tingkat pertumbuhan mencapai 40 persen per tahun.

Isu yang santer terkait zakat di dunia industri adalah, pembayaran zakat bisa digunakan untuk pengurangan atau pemotongan pajak. Baik zakat maupun pajak, sama-sama mempunyai tujuan yaitu untuk kemaslahatan fakir miskin.

Sehingga menurut kajian Baznas, lebih ideal jika zakat perusahaan selain menjadi pengurang penghasilan kena pajak, juga menjadi pengurang kewajiban tanggung jawab sosial dan bina lingkungan. Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta memaparkan dasar-dasar hukum terkait dengan zakat perusahaan.

Arifin menjelaskan hadist riwayat Bukhori dari Anas bin Malik yang dijadikan sebagai dasar qiyas untuk zakat perusahan. “Hadist ini menyatakan keberadaan perusahaan adalah wadah usaha dipandang sebagai syakhsiyah hukmiyah (badan hukum, Red),” katanya di Jakarta, Kamis (27/2).

Sehingga segala kewajiban ditanggung bersama dan hasil akhirpun dinikmati bersama, termasuk di dalamnya kewajiban kepada Allah, yakni zakat harta. Arifin menambahkan Wahbah Az-Zuhaily menuliskan bahwa Fikih Islam mengakui apa yang disebut dalam hukum positif sebagai syakhsiyah hukmiyah.

Untuk mendorong zakat di kalangan perusahaan, Baznas melakukan sejumlah sosialisasi. Di antaranya melalui seminar nasional zakat dan pajak bertajuk Zakat Perusahaan, Insentif Pajak, dan Sustainability Development di Jakarta, Rabu (26/2).

“Dengan adanya seminar itu bisa menjadi langkah awal bagi mitra korporasi melaksanakan zakat untuk perusahaanya sesuai dengan ketentuan,” tutur Arifin.

Baznas menyediakan layanan konsultasi dan pelayanan zakat perusahaan untuk memberi pemahaman dan kemudahan dalam pelaksanaan zakat perusahaan. Dana zakat, infak, dan sosial dari korporasi nantinya akan dikelola dan didistribusikan dalam bentuk program yang dimiliki Baznas dalam membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia.

“Semoga zakat mensucikan dan membawa keberkahan,” pungkas Arifin.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tanah Tiba-Tiba Amblas, Abrasi Sungai di Inhil Hancurkan 6 Rumah

Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…

23 jam ago

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

2 hari ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

2 hari ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

2 hari ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

2 hari ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

2 hari ago