bupati-siak-pantau-tes-skd-cpns
SIAK (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Alfedri MSi memantau pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Gedung Daerah Sultan Syarief Kasim, Senin (27/1). Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Siak peserta yang mengikuti SKD berjumlah 4.681 yang akan mengisi 125 formasi yang tersedia.
Bupati Siak Alfedri saat melakukan pemantauan mengatakan, pelaksanaan tes CPNS di lingkungan Pemkab Siak dilakukan bersamaan dengan dua daerah lain yaitu Kabupaten Rokan Hulu dan Pemerintah Provinsi Riau.
"Kami melakukan peninjauan langsung tes calon ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak yang di mulai pada pukul 08.00 WIB hari ini (Senin)," katanya.
Dia menyebutkan ada lima sesi yang akan dilakukan. Satu sesi berjumlah 200 orang dan kalau lima gelombang di hari pertama berarti ada 1.000 orang yang mengikuti SKD menggunakan sistem CAT.
"Pelaksanaan ujian SKD sampai hari Jumat mendatang," ungkap Bupati.
Dirinya berharap pelaksanaan tes hingga sampai hari terakhir dapat berjalan dengan lancar. "Untuk Kabupaten Siak kita masih kekurangan ASN dari jumlah yang ada. Jadi ASN ini memang sangat dibutuhkan, terutama tenaga kesehatan dan pendidikan. Harapannya tes CPNS ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Siak Wan Abdul Razak mengatakan, sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada Senin (27/1) dilakukan SKD. "Untuk hari pertama diikuti 1.000 peserta yang dibagi 5 sesi. Masing- masing sesi diikuti 200 peserta," jelasnya.(wik)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…