Categories: Nasional

Sumbar Siaga Bencana, Daerah Harus Petakan Lokasi Rawan

PADANG (RIAUPOS.CO) — Dalam SK gubernur tersebut, pemkab/ pemko diminta melakukan inventarisasi daerah rawan bencana dan menyosialisasikan kepada masyarakat melalui mitigasi dan pencegahan.  Kemudian, mengaktifkan pos siaga pada daerah rawan bencana untuk percepatan penanganan. Selain itu, bupati dan wali kota diminta untuk memastikan kondisi peralatan kebencanaan yang harus berfungsi keseluruhannya. Hal ini ditujukan untuk memudahkan penanganan saat bencana terjadi.

Kemudian, berkoordinasi dengan perangkat daerah, TNI, Polri dan relawan untuk mengantisipasi dampak bencana. Gubernur juga meminta bupati dan wali kota mengaktifkan kontijensi sebagai rencana aksi dalam penanggulangan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Erman Rahman menambahkan, penetapan status siaga darurat bencana tersebut berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG. Serta, berdasarkan surat kepala BNPB dan telah melalui rapat bersama dengan kabupaten dan kota. “Status siaga ini diberlakukan mulai 20 Desember hingga 28 Februari 2020 dan sewaktu-waktu bisa saja diperpanjang ataupun diperpendek,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta BPBD kabupaten/ kota proaktif menyikapi bencana yang terjadi. Serta, memberikan pemahaman mitigasi bencana kepada masyarakat. “Mitigasi kebencanaan juga sudah kami sosialisasikan di sekolah. Pemahaman bencana sejak dini perlu dilakukan kepada anak-anak,” tuturnya.

Dalam laporan timnya, Kamis (26/12), Pesisir Selatan juga terdampak banjir akibat luapan Batang Lumpo dengan ketinggian air 50-70 cm. Hal itu disebabkan intensitas hujan tinggi sejak pukul 15.30. Di Kecamatan IV Jurai, Nagari Bukik Kaciak, Kampung Koto Ranggo, rumah terendam sebanyak 43 unit 55 KK.  Ladang siap panen milik warga atas nama Edi dan Dasril terkena banjir tersebut.

Di Kampung Ambacang Badak sebanyak 17 unit rumah dengan jumlah 20 KK juga terendam. Di Nagari Lumpo ada 20 unit rumah terendam, Nagari Sungai Sariak, 32 unit rumah, di Nagari Taratak Tangah Lumpo, 80 unit rumah. Sedangkan di Nagari Sungai Gayo Lumpo 41 unit rumah juga terendam dan menggenangi 21 Ha sawah milik warga.(tim/jpg)

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

21 jam ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

21 jam ago

10 Titik Penukaran Sampah Disiapkan di Pekanbaru, Warga Bisa Ubah Sampah Jadi Uang

Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…

21 jam ago

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

4 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

4 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

4 hari ago