Categories: Nasional

Cagub Sumbar Sosialisasi hingga ke Perbatasan

DHARMASRAYA (RIAUPOS.CO) — Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi bersilaturahmi dengan masyarakat perbatasan Sumbar, tepatnya di Kampung Harapan, Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya. Kesempatan itu dimanfaatkan masyarakat setempat untuk menyampaikan keluhan-keluhan yang mereka alami bertahun-tahun. Salah satunya disampaikan oleh warga yang merupakan eks transmigrasi tersebut ialah persoalan pelayanan kesehatan.

Sebagai wilayah yang berada di ujung Sumbar yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi, mereka merasakan sulitnya mendapat layanan kesehatan. Hal itu diungkapkan oleh tokoh masyarakat setempat Eko Purwanto (50). Dia mengatakan untuk mendapat pelayanan kesehatan harus menempuh belasan kilo meter. Hal itu menurut dia sangat menyulitkan warga karena harus menempuh jarak yang jauh. "Kami ini paling ujung pak. Harapannya jika bapak duduk persoalan layanan kesehatan diperhatikan. Karena ini ujung, puskesmas jauh, ada 15 kilo dari sini," ujar Eko di Koto Salak, Dharmasraya.

Eko dan warga lainnya mendoakan Mulyadi menjadi orang nomor 1 di Sumbar agar pelayanan kesehatan bisa menyentuh seluruh daerah. Menurut dia, Mulyadi mampu menyelesaikan persoalan tersebut yang telah berlangsung bertahun-tahun. Menanggapi keluhan tersebut, Mulyadi menyampaikan dirinya telah membuat program yang terkait pelayanan kesehatan.

Hal itu termasuk dalam program Sumbar Sehat, di mana akan menyediakan Puskesmas Rawat Inap di setiap kecamatan terutama yang jauh dari perkotaan. Anggota DPR RI dengan suara terbanyak se-Sumbar tersebut mengatakan warga yang tinggal jauh dari pusat kota harus merasakan pelayanan kesehatan tanpa terkecuali. Menurut dia, pelayanan kesehatan merupakan pelayanan dasar yang harus dipenuhi pemerintah. "Warga yang jauh dari perkotaan harus diberi pelayanan dan fasilitas kesehatan yang mencukupi. Hal itu bagian dari pemerataan pelayanan yang sudah tugasnya dari pemerintah," ucap Mulyadi.

Mantan Pimpinan Komisi V DPR RI ini menyebut bahwa pelayanan kesehatan tidak bisa ditawar-tawar untuk masyarakat karena itu hak dasar warga.(flo/jpnn)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Benny Rio: Sekolah yang Diminta Inspektorat Sedang Kembalikan Dana Seragam

Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…

24 detik ago

Plt Gubri Perintahkan Uang Seragam Siswa Dikembalikan ke Orang Tua

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan pengembalian dana seragam siswa usai temuan mark-up dan melarang…

3 jam ago

Kebakaran di Seberang Tembilahan, Diduga Berawal dari Arus Pendek Listrik

Kebakaran di permukiman padat Seberang Tembilahan menghanguskan satu rumah dan merusak satu rumah lainnya. Kerugian…

4 jam ago

Operasi Pasar Murah Hadir di Siak dan Pekanbaru, Berikut Daftar Harganya

TPID Riau menggelar empat pasar murah di Siak dan Pekanbaru pekan ini. Beras, gula, minyak…

8 jam ago

Bazar Vegetarian Ramaikan Perayaan Waisak di Pekanbaru, Hadirkan 47 Stan Kuliner

Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…

12 jam ago

DPRD Bengkalis Bawa Keluhan Warga ke PLN, Dari Duri hingga Rupat

DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…

12 jam ago