Sejumlah mahasiswa saat berunjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). (KENDARIPOS.CO.ID/JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kerusuhan mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara kabarnya turut melukai warga sipil. Seorang ibu hamil berinisial P (23), dilaporkan mengalami luka tembak di bagian paha kanan saat tengah tidur di dalam rumah. Atas kejadian ini dia dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan medis.
"Info sementara benar, ada dugaan tersebut, seorang perempuan, masyarakat Kota Kendari ada terkena dugaan tembakan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (27/9).
Iqbal menuturkan, lokasi rumah korban sendiri cukup jauh dari area unjuk rasa. Yakni sekitar 2-3 kilometer. Dugaan sementara, arah peluru berasal dari atas, sebelum menembuh paha korban.
Namun, belum bisa disimpulkan sumber proyektil tersebut. Penyidik perlu melakukan uji balistik. Sebab, tidak ditemukan sisa proyektil di dalam tubuh maupun di sekitar korban.
"Harus ada uji balistik. Karena pada korban tidak ditemukan proyektil," terang Iqbal.
Lebih lanjut, mantan Wakapolda Jawa Timur itu menyampaikan, guna menyelesaikan insiden di Kendari, jajaran Mabes Polri dipimpin Wakapolri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto akan bertolak ke Kendari. Tim ini akan melakukan penyelidikan mendalam kerusuhan yang berujung korban jiwa ini.
“Sedang berproses. Bapak Wakapolri akan membawa tim lebih lengkap. (Akan dilakukan) otopsi, uji balistik sedang berproses," tegas Iqbal.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Harry Golden Hart mengatakan kondisi ibu hamil sudah pulang ke rumahnya.
"Sudah dikeluarkan proyektilnya dan sudah kembali ke rumah," singkat dia.
Menurutnya, pihak kepolisian bingung mengapa peluru itu bisa menyasar ke kaki perempuan hamil itu. Apalagi, Putri saat kejadian sedang berada di rumah.
"Korban terkena peluru pada saat tidur di rumah, di mana lokasi rumah dengan lokasi pengamaman kami berjarak 2 km," tegasnya.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…
Imlek 2577 di Pekanbaru tanpa kembang api. Sebanyak 888 lampion dipasang dan perayaan bersama digelar…
Dua tas mencurigakan di Masjid Al-Khairat Sukajadi sempat diduga bom. Polisi pastikan hanya berisi barang…
RAPP peringati Bulan K3 2026 dengan upacara keselamatan kerja, tegaskan komitmen budaya kerja aman dan…