Kombes Pol Argo Yuwono
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Musisi, Ananda Badudu akhirnya keluar dari ruang penyidik di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/9) pagi. Dia diamankan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus kerusuhan saat aksi demonstrasi di sekitaran Gedung DPR/MPR. Karena, dia menggalang dana dan memberikannya kepada mahasiswa saat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan jajarannya telah mengamankan musisi Banda Neira itu. Menurutnya, Ananda Badudu, ditangkap untuk dimintai keterangan atas dugaan transfer sejumlah uang kepada massa unjuk rasa di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
“Yang bersangkutan dimintai keterangan sebagai saksi akan adanya tranfer Rp 10 juta. Untuk klarifikasi saja,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (27/9).
Meski begitu, Argo belum merinci transfer uang tersebut. Badudu saat ini masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik. Rencananya mantan wartawan itu tidak akan ditahan, karena hanya berstatus saksi. “Didatangi petugas tadi pagi ke rumahnya, diajak komunikasi untuk dimintai keterangan. Yang bersangkutan mau. Selesai dimintai keterangan nanti dipulangkan,” tegas Argo.
Sementara itu, Badudu sempat menulis tiga tweet di akun Twitternya @anandabadudu. Isinya dia menyampaikan bahwa diamankan oleh Polda Metro Jaya. Ia pun menyebut penangkapan ini terkait adanya aliran dana ke mahasiswa melalui rekening kitabisa.com.
“Saya dijemput polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa,” tulis Badudu dalam salah satu tweetnya.
Sebagai informasi, dalam sejumlah tweet yang ditulis Badudu, dia memang memanggalang dana melalui rekening kitabisa.com. Uangnya ditujukan untuk pengobatan korban luka akibat unjuk rasa. Bukan hanya di Jakarta, melainkan dikirim ke massa di luar kota. Uang tersebut juga digunakan untuk mengerahkan sejumlah ambulans saat aksi massa berlangsung.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Bupati Rohul mengimbau masyarakat dan UMKM menjaga kebersihan Kompleks Bina Praja seiring meningkatnya aktivitas di…
Alam Mayang Pekanbaru tetap ramai dikunjungi saat libur Lebaran, meski jumlah wisatawan turun sekitar 30…
Gaji ASN Meranti Maret 2026 sempat terlambat. Pemkab memastikan pembayaran tetap dilakukan dan ditargetkan tuntas…
Polres Siak intensifkan patroli SPBU untuk memastikan stok BBM aman, mencegah kelangkaan, dan menjaga kenyamanan…
PLN bersama aparat dan warga di Meranti gelar musyawarah penentuan harga lahan tower SUTT 150…
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…