Categories: Nasional

Kawasan Hutan Lindung TNBT Nyaris Terbakar

Pak kepala TNBT, apa benar kawasan hutan lindung di TNBT terbakar? Kami khawatir terjadi kebakaran di kawasan tersebut yang akan berdampak kepada kabut asap.

082385266XXX

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Warga sekitar kawasan hutan lindung Taman Nasional Bukit Tigapuluh khawatir terhadap kabut asap lebih tebal, karena dikabarkan kawasan tersebut sempat terbakar.

Sementara wilayah Kabupaten Inhu kabut asap lebih tebal terlihat pada pagi menjelang siang. “Informasinya kawasan TNTB terbakar. Kondisi ini bisa menyebabkan kabut asap lebih tebal,” ujar Syamsurizal (36) salah seorang warga Desa Aur Cina Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Inhu.

Untuk itu harapnya, kepada pihak terkait dan warga setempat hendaknya dapat melakukan pemadaman. Karena apabila dibiarkan, dipastikan kabut asap semakin tebal.

Sementar itu di tempat terpisah, Kepala Balai TNBT Darmanto dikonfirnasi melalui Humas Balai TNBT Nur Hajjah mengatakkan bahwa, tim dari berbagai instansi sempat melakukan pemadaman kebakaran di wilayah perbatasan TNBT. “Kebakaran itu berada di perbatasan TNBT,” ujar Nur Hajjah.

Pemadaman yang dilakukan itu sambungnya, berada di tiga lokasi sejak sepekan lalu. Tiga lokasi itu yakni di Simpang Empat Datai Resort Keritang Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil dan Desa Sanglap dan Desa Alim Dua sama-sama di Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Inhu.

Pemadaman di Desa Sanglap dilakukan sekitar satu hari, namun kebakaran lahan di Desa Datai memakan waktu sekitar sepekan kemarin. “Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 32 hektare,” ucapnya.

Pihak yang terlibat aksi pemadaman itu di antaranya, tim dari Balai TNBT bersama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan TNI-Polri. “Lokasi kebakaran memang berbatasan dengan TNBT, apabila tidak dipadamkan api dikhawatirkan bisa menjalar ke dalam TNBT,” tambah Nur Hajjah.

Lebih jauh disampaikannya, kebakaran kali ini juga disebabkan oleh warga yang membuka lahan secara berpindah-pindah. Faktor lainya tentunya kondisi cuaca ekstrim pada musim kemarau yang menyebabkan rumput dan tumbuhan lainnya kering hingga mudah terbakar.(kas)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

15 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

16 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

17 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

18 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

19 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

19 jam ago