kecamatan-bangko-semarakkan-suasana-mtq
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Camat Bangko Aspri Mulya bersama dengan unsur yang tergabung dalam perangkat kecamatan dan kelurahan/kepenghuluan turun langsung ke lapangan memasang atribut, banner untuk menyemarakkan suasana berkaitan dengan pelaksanaan musabaqah tilawatil quraan (MTQ) ke-40 tingkat Provinsi Riau.
Pimpinan Upika Bangko terlibat aktif untuk melakukan kegiatan tersebut mengingat pelaksanaan MTQ tepatnya di Kota Bagansiapiapi, Bangko.
Terdapat 160 banner yang dipasang di sepanjang jalan kecamatan, mulai dari Kantor Lurah Bagan Punak sampai dengan bundaran Ikan Batu Enam.
"Ya kami dari pihak Kecamatan Bangko bersama lurah serta pihak kepenghuluan berinisiatif untuk menyukseskan MTQ Riau di Bagansiapiapi dengan cara memasang banner sebanyak 160 di sepanjang jalan lintas kecamatan," kata Aspri, Selasa (26/7).
Lanjut Aspri, dalam pembuatan banner tentunya ada dukungan dari berbagai pihak baik dari datuk penghulu, lurah maupun dari pihak lainnya.
"Kami dari pihak Kecamatan Bangko sebagai tuan rumah siap mendukung serta menyukseskan MTQ ke-40 Riau di Bagansiapiapi, Rohil," terangnya.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para lurah dan datuk penghulu yang telah ikut berpartisipasi untuk menyukseskan MTQ Riau tersebut. Selain itu Aspri juga berharap kepada seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Bangko khususnya Bagansiapiapi untuk ikut menyemarakkan suasana yang ada.(adv)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.