Categories: Nasional

Magister Manajemen Pelita Indonesia Ubah Gaya Pembelajaran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Suasana pandemi Covid-19 telah menjadi suatu hambatan besar dalam proses pembelajaran sekarang ini. Di tengah ketidakpastian akan solusi kesehatan, jalan terbaik adalah dengan adanya pembatasan berkumpul secara bersama-sama baik di ruang terbuka maupun di ruang tertutup. Untungnya saat ini tersedia beberapa fasilitas pembelajaran menggunakan sistem daring (online) yang sedang booming.

Berbekal pengalaman, peralatan dan sumber daya yang dimiliki, Pelita Indonesia terus berinovasi dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didiknya. Kali ini Program S2 Magister Manajemen Pelita Indonesia berhasil melaksanakan proses akhir sebuah perjalanan mahasiswa (Sidang Tesis) hingga dinyatakan lulus.

Dimulai dari proses bimbingan yang menggunakan sistem online, sidang proposal, seminar hasil hingga sidang akhir (tesis) semuanya dilaksanakan secara daring dengan aplikasi-aplikasi yang sangat mudah untuk digunakan saat ini.

Pengumuman hasil kelulusan mahasiswa S2 Magister Manajemen yang diumumkan langsung oleh Ketua Program Studi Prof Dr Teddy Chandra SE MM didampingi Direktur Pascasarjana Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Prof Dr Priyono SE MM dilaksanakan secara daring dengan aplikasi Zoom.

Dari pengumuman tersebut, 96 persen lulusan menempuh masa pendidikan berkisar 1 tahun 10 bulan, sedangkan sisanya merupakan lulusan yang dengan masa tempuh di atas 2 tahun. Program studi yang dimulai dari tahun 2015 ini telah mendapatkan akreditasi dengan nilai B sejak tahun 2018 yang lalu oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Dalam sambutannya Prof Dr Teddy Chandra SE MM menyampaikan kelulusan tepat waktu (kurang dari 2 tahun) merupakan program yang sudah dijalankan sejak angkatan pertama tahun 2017 yang lalu. Program ini dimulai dari pemilihan konsentrasi saat semester ketiga baru mulai dibarengi dengan rencana usulan penelitian calon mahasiwa.

"Sebelum adanya pandemi Covid-19 ini proses bimbingan dilaksanakan dengan menggunakan sistem karantina di kampus. Program ini sangat efektif dalam menciptakan lulusan tepat waktu karena proses bimbingan, pengolahan data serta pemilihan literatur yang kredibel langsung diarahkan oleh dosen pembimbing secara kolektif," ujar Prof Dr Teddy Chandra SE MM dalam rilis yang dikirim ke Riau Pos, Ahad (26/7/2020).
"Sementara sekarang ini dengan adanya Covid-19 waktu bimbingan tetap berjadwal seperti sebelumnya. Namun pelaksanaannya dilakukan dengan cara daring sehingga kami dapat memantau kesiapan, kualitas dan mutu dari tugas akhir (tesis) agar tidak menyalahi aturan terutama tentang plagiasi," tambahnya.(das)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Iduladha 1447 H, Pedagang Kambing Kurban di Pekanbaru Keluhkan Penurunan Pembeli

Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…

2 jam ago

Razia Pajak Kendaraan di Pekanbaru, Pengendara Menunggak Langsung Ditindak

Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.

2 jam ago

Muhammad Haris Resmi Dipilih Jadi Direktur PT SPR

Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…

3 jam ago

Penyegaran Birokrasi Pemprov Riau, SF Hariyanto Dorong Kinerja Maksimal

Plt Gubri SF Hariyanto melantik ratusan pejabat Pemprov Riau dan meminta seluruh ASN bekerja luar…

3 jam ago

Pasutri Spesialis Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk Polisi di Siak

Polsek Tualang membekuk pasutri spesialis curanmor yang beraksi di Siak dan Pekanbaru. Polisi masih memburu…

3 jam ago

Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha di Bengkalis

Ribuan peserta memeriahkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H di Bengkalis. Wabup Bagus Santoso ajak masyarakat…

4 jam ago