Categories: Pekanbaru

Iduladha 1447 H, Pedagang Kambing Kurban di Pekanbaru Keluhkan Penurunan Pembeli

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Pekanbaru, khususnya kambing, masih terlihat lesu meski Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah telah tiba. Sejumlah pedagang dadakan di Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, masih bertahan menjajakan hewan kurban di pinggir jalan hingga hari raya berlangsung.

Berdasarkan pantauan Rabu (27/5/2026), tingkat transaksi pembelian hewan kurban belum menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, para pedagang mendatangkan kambing langsung dari wilayah Lampung. Namun, kondisi pasar tahun ini dinilai jauh berbeda dibanding musim kurban sebelumnya yang lebih ramai pembeli.

Salah seorang pedagang kambing dadakan, Reni mengaku telah membuka lapak dagangannya sejak lima hari terakhir.

Ia mengatakan, pada periode yang sama tahun lalu, penjualan kambing kurban masih cukup ramai dan banyak diminati masyarakat.

“Tahun lalu di waktu yang sama sudah lumayan banyak yang terjual. Kalau tahun ini memang ada penurunan tingkat penjualan. Tapi untuk berapa persen penurunannya, saya belum bisa memastikan karena belum sampai di hari lebaran,” ujarnya.

Pada musim kurban tahun ini, Reni menyediakan sekitar 35 ekor kambing. Namun hingga kini, baru lima ekor yang berhasil terjual.

Menurutnya, kambing yang dijual rata-rata memiliki bobot sekitar 65 kilogram. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan jenis kambing.

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, harga kambing kurban di pasaran berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.

Reni menambahkan, sebagian besar calon pembeli yang datang masih sebatas melihat kondisi hewan dan menanyakan harga tanpa langsung melakukan transaksi.

“Hari ini para pembeli yang datang rata-rata masih memilih-milih dan baru sekadar mengecek harga saja,” imbuhnya.

Meski kondisi pasar masih tergolong sepi, ia menyebut sebagian besar pemesanan yang masuk sejauh ini berasal dari pengurus masjid dan musala. Selain itu, ada juga pembeli dari kalangan perorangan. (ayi)

Redaksi

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

5 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

5 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

6 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

6 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

9 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago