Categories: Nasional

Pemko Dumai dan Pemprov Beri Bantuan Kapal pada Nelayan

DUMAI (RIAUPOS.CO)- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, dan sejalan dengan program pemerintah pusat pada program pembangunannya pada sektor kelautan dan perikanan, Pemerintah Kota Dumai sejak 2021 telah menyerahkan bantuan kapal kepada para nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Dumai Mukhlis Suzantri mengatakan, pada Tahun Anggaran 2021, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perikanan Kota Dumai memberikan hibah kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) berupa kapal bermotor GT2 sebanyak dua unit yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2021.

"Kapal yang diberikan berbahan fiber glass, dilengkapi dengan sarana dan prasarana lengkap serta modern untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan di laut. Adapun kelompok penerima adalah KUB Mundam Jaya di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai," Mukhlis Suzantri, Rabu (26/1).

Dengan diberikannya bantuan berupa kapal kepada Kelompok Penerima, Mukhlis berharap dapat memotivasi kelompok terutama anggota KUB Mundam Jaya untuk dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas nelayan di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, serta meningkatkan produksi perikanan tangkap Kota Dumai.

Selain itu, di tahun 2021 Pemerintah juga menyerahkan bantuan 180 kotak jaring apung bagi kelompok nelayan di Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan yang bersumber dari bantuan APBD 2021.

Pemerintah Provinsi Riau tahun ini juga akan menyerahkan bantuan untuk nelayan di Kota Dumai, yaitu kapal tangkap ikan GT5 satu unit untuk kelompok nelayan di Sungai Sembilan Kota Dumai.

"Pemberian bantuan ditujukan untuk menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah sesuai urgensi dan kepentingan daerah dalam mendukung terselenggaranya fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dengan memperhatikan asas keadilan, rasionalitas, dan manfaat untuk masyarakat," katanya.

Hasil pendataan yang dilakukan Dinas Perikanan Kota Dumai, jumlah kelompok nelayan sebanyak 31 kelompok, namun yang aktif hanya 16 kelompok dengan jumlah nelayan sebanyak 400 orang, tersebar di Kecamatan Sungai Sembilan dan Kecamatan Medang Kampai.(mx12/rpg)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

3 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

12 jam ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

12 jam ago

Gaji Juni dan Gaji Ke-13 ASN Rohul Cair Bulan Ini

Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…

12 jam ago

40 Bikers Honda Adu Kemampuan di Safety Riding Regional Competition 2026

Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…

12 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru Raih Penghargaan Menteri Kesehatan atas Capaian Imunisasi Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…

12 jam ago