Categories: Nasional

Ingat, Keringat Berlebihan saat Malam Bisa Jadi Gejala Tertular Omicron

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Salah satu gejala Covid-19 yang tak biasa jika tertular varian Omicron adalah berkeringat berlebihan atau basah kuyup di malam hari. Sejumlah pasien mengungkapkan cerita tersebut.

Dilansir dari New York Post, Sabtu (25/12), seorang dokter di Layanan Kesehatan Nasional Inggris dr. Amir Khan menggambarkan, gejala yang membedakan Omicron dengan varian lainnya. Beberapa gejala yang membedakan varian Omicron dari flu biasa dan bahkan jenis Covid-19 lainnya. Salah satunya keringat malam yang basah kuyup.

“Keringat malam yang basah kuyup di mana Anda mungkin harus bangun dan mengganti pakaian Anda,” seperti laporan The Sun.

“Gejala lain dari Omicron adalah tenggorokan gatal dan bukan sakit, batuk kering, kelelahan ekstrem, dan nyeri otot ringan,” kata Khan di Lorraine ITV.

Ia meminta siapapun tetap waspada terhadap gejala-gejala ini. Orang dengan gejala ini harus dites.

Dokter di Afrika Selatan, tempat varian pertama kali terdeteksi pada November, juga mengatakan pasien Omicron melaporkan gejala keringat malam yang membuat pakaian dan tempat tidur mereka basah kuyup. Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan dr. Angelique Coetzee mengatakan gejala utama Omicron berbeda dari varian Delta.

Sebuah studi baru yang temuannya diterbitkan minggu lalu di JAMA Network Open telah menemukan bahwa 4 dari 10 orang yang terinfeksi Covid-19 tidak menunjukkan gejala, tetapi masih berpotensi menjadi penyebar penyakit.

Skrining untuk infeksi tanpa gejala diperlukan, terutama untuk negara dan wilayah yang telah berhasil mengendalikan SARS-CoV-2 menurut peneliti dari Universitas Peking.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

4 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

6 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

7 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

7 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

8 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

11 jam ago