Categories: Nasional

Antisipasi Lonjakan Kasus Pascalibur

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menkes Dante Saksono Harbuwono mengunjungi Ruman Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jumat 25/12). Tujuannya untuk memastikan persiapan adanya lonjakan kasus pascalibur panjang Natal dan Tahun Baru.

Budi berpesan agar dalam Natal kali ini juga harus ingat untuk menjaga kesehatan. "Harus pastikan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ucapnya kemarin.

Langkah ini untuk mengantisipasi penularan terutama di lingkungan keluarga. Dia juga menginstruksikan untuk antisipasi ini agar ada penambahan tempat tidur di ruang isolasi maupun ICU. Pascalibur panjang, biasanya kenaikan kasus mencapai 40 persen. "Di RSCM tempat ada tinggal ditambah bed. Penambahan bisa sekitar 100 tempat tidur," ujarnya.

Selain RSCM, optimalisasi juga dilakukan di RSUD maupun rumah sakit swasta. Selain itu juga ada penambahan rumah sakit rujukan baru. Sementara secara keseluruhan ada penambahan 740 tempat tidur baru untuk ruang ICU dan isolasi RS vertikal milik Kemenkes. Kemenkes telah menyediakan anggaran bagi RS untuk pengadaan obat, alat kesehatan dan APD. Obat-obatan juga telah disalurkan kepada 34 dinas kesehatan provinsi dan 852 RS. Berdasarkan perhitungan RS, persediaan obat-obatan saat ini masih cukup untuk keperluan 3 bulan ke depan. "Yang critical bukan ruangan tapi jumlah perawat," tutur Budi.

Dia menegaskan bahwa sejauh ini okupansi tempat tidur, tenaga kesehatan, obat, dan alat kesehatan masih memenuhi. Dia juga menekankan pentingnya untuk memastikan seluruh nakes terlindungi dan tertangani dengan baik. Mulai dari asupan gizi sampai memastikan nakes tidak kelelahan. "Tenaga kesehatan adalah garda terdepan. Saya ingin pastikan mereka mendapat perlindungan yang maksimal," ujarnya.

Selain itu dia menyatakan bahwa penanganan Covid-19 tak bisa dilakukan oleh Kemenkes saja. Penanganan harus inklusif. Masyarakat pun diminta terlibat. Terkait dengan mutasi virus, Budi menuturkan sudah mendengar hal tersebut. Kemudian dia telah meminta para pakar untuk mempelajari.  "Harus ada kajian scientific," bebernya.

Dia juga meminta jajarannya untuk koordinasi dengan ahli mikrobiologi dalam menghadapi hal ini. Pada kesempatan yang sama, Dante juga menjelaskan lonjakan kasus pascalibur panjang tak bisa dihindari. Yang menjadi fokus pemerintah adalah mengurangi angka kematian.

Perlu diketahui, dalam tiga hari terakhir angka kematian meningkat. Pada Rabu (23/12) angka kematian karena Covid-19 mencapai 151 orang. Sehari setelahnya meningkat memjadi 181 orang meninggal. Kemarin, jumlah orang yang meninggal karena Covid-19 mencapai 258 orang.

Spesialis penyakit dalam itu juga menjelaskan bahwa sudah berkoordinasi dalam mencukupi tenag perawat. Di RSCM misalnya, akan melakukan skema relawan perawat. "Dengan model ini keperluan akan cepat terpenuhi," ujarnya.

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

6 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

6 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago