Mendagri Tito Karnavian (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyidir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait jomplangnya kondisi di Jakarta dengan Beijing dan Shanghai di Tiongkok. Menurut Tito, Jakarta tempo dulu punya kondisi yang jauh lebih baik ketimbang dua kota itu.
Tito yang kerap mengunjungi Tiongkok beberapa waktu lalu menyebut bahwa kondisi Jakarta saat ini bisa dibilang cukup menyedihkan. “Saya yakin Pak Anies sering ke Tiongkok. Kalau kita lihat Jakarta sekarang, kayak kampung dibanding dengan Beijing dan Shanghai,†Kata Tito di Jakarta, Selasa (26/11).
Tito mengatakan, ia sempat punya pemikiran yang berbeda ketika bersekolah di luar negeri pada 1998. Saat itu, Tito meremehkan situasi Tiongkok. “Dulu tahun 1998 Beijing yang seperti kampung. Sekarang kondisinya sudah terbalik,†ucap Tito.
Tito juga membandingkan stabilitas ekonomi Jakarta dengan Hongkong. Ia mengaitkan situasi ekonomi Hongkong yang didemo berbulan-bulan dan masih bisa bertahan, sementara kondisi ekonomi Jakarta langsung morat-marit hanya karena demo selama 3 hari.
“Kita lihat Hongkong. Keamanannya terganggu, tapi roda ekonomi mereka masih luar biasa meskipun demo nggak habis-habis 2 bulan ini. Jadi polisi di sana juga lebih setengah mati,†ujar Tito.
Karenanya, Tito menuturkan, pemerintah punya pekerjaan rumah dalam menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Sebab, mulai ada keraguan terhadap sistem di negara-negara demokrasi.
“Ini tantangan bagi kita. Kalau kita bisa membuktikan (sistem demokrasi tepat dijalankan di Indonesia, Red), maka masyarakat akan melihat demokrasi sebagai hal yang baik. Tapi kalau kesejahteraan tidak bisa dibangun di atas sistem demokrasi, maka masyarakat akan mencari alternatif yang lain. Makanya muncul tawaran khilafah dan tawaran kembali ke sistem semi-otoriter,†pungkas Tito.
Editor :Deslina
Sumber: jawapos.com
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.