BERSALAMAN: Wali Kota Dumai Zulkifli As bersalaman dengan Camat Dumai Kota Agus saat pembukaan rapat kerja RT dan LPMK se-Kecamatan Dumai Kota, Senin (25/11/2019). (hasanal bulkiah/riau pos)
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Wali Kota Dumai Zulkifli As meminta Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LMPK) agar benar-benar menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat paling kecil. Hal ini disampaikan Wali Kota Dumai Zulkifli As saat membuka rapat kerja RT dan LPMK se-Kecamatan Dumai Kota, Senin (25/11) di Kantor Camat Dumai Kota.
"Mereka merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan," ujar orang nomor satu di Kota Dumai itu.
Ia mengatakan RT dan LMPK harus memahami dan dapat menyosialisasikan berbagai program yang dilaksanakan pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Dumai. "Mereka mempunyai tugas pemberdayaan masyarakat dan ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dan meningkatkan pelayanan masyarakat," tuturnya.
Selain itu, Wali Kota Dumai mengatakan perkembangan pesat di Kota juga berdampak bagi masyarakat, untuk itu RT dan LPMK harus bersama-sama menjaga lingkungan terkecil. "Harus membuat terobosan-trobosan pemberdayaan masyarakat," tuturnya.
Ia mengatakan ketua RT bisa membuat aturan bagi lingkungan sekitar mereka untuk membatasi jam malam anak, karena tentunya ini sangat berpengaruh terhadap pergaulan anak.
"Kami juga di pemerintahan Kota Dumai telah melaksanakan program Magrib Mengaji agar anak-anak kita tidak keluyuran," tuturnya.
Program-program pemberdayaan masyarakat juga harus dilakukan seperti kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, karena jika ini digalakkan di setiap lingkungan terkecil akan berdampak baik untuk Kota Dumai. "Selain senantiasa harus melakukan koordinasi dan sinergitas. Bukan hanya dengan lurah tetapi juga sesama RT dan LPMK maupun dengan lembaga kemasyarakatan atau stakeholder lainnya yang ada di kelurahan masing-masing," tuturnya.
Ia mengatakan dengan cara ini masyarakat akan lebih mudah digerakkan untuk berpartisipasi aktif terhadap program-program yang dilaksanakan, baik itu program pemerintah maupun swadaya murni masyarakat itu sendiri.
"Untuk itu mari kita bersama-sama menjaga Kota Dumai ini dan benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutupnya.(Infotorial)
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…