Categories: Nasional

Tak Lagi Diberi Jabatan di Mendikbud , Muhammadiyah Ungkapkan kekecewaan

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Komposisi Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menuai kritik. Seperti dari PP Muhammadiyah, lantaran tak lagi diberi mandat untuk mengelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fahmi Salim merasa kecewa atas keputusan tersebut. Menurut dia, ormasnya layak diberi jabatan di Kemendikbud karena urusan keagamaan, pendidikan, sosial, kesehatan dinilai berkaitan erat dengan Muhammadiyah.

“Muhammadiyah kan jalur perjuangannya dakwahnya itu melalui 4 ini, kesehatan, pendidikan, perguruan Tinggi, sosial dengan berbagai macam panti asuhan, kemudian keagamaan tentu saja sebagai ormas keagamaan salah satu terbesar di Indonesia,” kata Fahmi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10).

Fahmi menuturkan, mengelola pendidikan di Indonesia bukan hanya fokus pada teknologi, melainkan tentang moralitas bangsa. Hal itu yang selama ini dijalankan oleh Muhammdiyah ketika diberi kepercayaan memimpin Kemendikbud.

“Karena inti dari pendidikan itu adalah moralitas bangsa. Tujuan pendidikan kita adalah membentuk siswa atau peserta didik yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, berkarakter,” sambungnya.

Dengan komposisi kabinet seperti sekarang, Fahmi menilai bisa menimbulkan persepsi negatif dari rakyat kepada Jokowi. Bahkan tidak menutup kemungkinan presiden dianggap asal dalam menyusun pembantu kerjanya.

“Nah yang jelas jangan sampai nanti di masyarakat lalu akan muncul persepsi bahwasanya penyusunan Kabinet ini dilakukan agak serampangan gitu, tidak memperhatikan aspirasi, tidak memperhatikan situasi kebatinan rakyat dan stakeholder republik ini,” pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

20 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

21 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

21 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

21 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

21 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

22 jam ago