Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Hasil penyelidikan tim investigasi Polri terkait korban tewas kerusuhan 21-22 Mei yang diketuai oleh Irwasum Polri, Komjen Moechgiyarto baru sebatas mengidentifikasi proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban.
Sedangkan untuk senjata yang digunakan, tim investigasi masih belum menemukannya. ’’Untuk senjata belum ya. Kalau proyektil sudah selesai, kaliber 5.56 dan 9 mm,’’ kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/6/2019).
Lebih jauh, Dedi masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan korban yang tewas sudah dieksekusi terlebih dahulu di tempat lain kemudian baru dibawa ke TKP kerusuhan. ’’Tentang itu nanti secara komprehensif tim investigasi gabungan akan rilis bersama Komnas HAM, Ombudsman, dan Kompolnas, soalnya harus sinergi. Tolong tanya Komnas HAM, berapa lama untuk melakukan investigasi itu, kalau Polri sudah,’’ ujar Dedi.
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…