FOTO BERSAMA: Camat Pangean Mahviyen Trikon Putra (empat dari kiri) bersama Kepala MAN 2 Kuansing Zulkifli (5 dari kanan) foto bersama usai pembukaan workshop atau pelatihan pendalaman kurikulum 2013 di Aula MAN 2 Kuansing, Pangean, Senin (24/6/2019).
(RIAUPOS.CO) — Camat Pangean Mahviyen Trikon Putra SE mengapresiasi dilaksanakannya pelatihan untuk memperdalam tentang kurikulum 2013. Sehingga ke depan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kuantan Singingi bisa memaksimalkan penerapannya.
"Kita mengapresiasi dilaksanakannya kurikulum 2013 ini. Semoga kualitas yang dihasilkan dari MAN 2 Kuansing bisa menjadi lebih baik lagi," kata Camat Mahviyen saat membuka pelatihan atau workshop tersebut, di MAN 2 Kuansing, Selasa (25/6).
Sedangkan Kepala MAN 2 Kuansing, Drs Zulkifli MPd berharap dimasa kepemimpinannya madrasah ini bisa melahirkan generasi muda yang hebat. Tentu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas para guru. Dan menurutnya, semua pihak terkait harus memahami kurikulum yang ada sekarang. "Pelatihan ini sengaja dilakulan, karena untuk memperdalam pengetahuan tentang kurikulum 2013," kata Zulkifli.
Apalagi tutor yang didatangkan pada pelatihan ini adalah orang yang ahli, Drs Sutjipto MPd. Hadir juga Pengawas Madrasah Drs Syofyan dan Kepala MTsN 1 Kuansing H Supriadi SAg. Karenanya, Kepala MAN 2 Kuansing ini yakin, kompetensi guru meningkat dengan pendalaman kurikulum ini.
"Kita akan terus berusaha untuk mengasah brilian-brilian madrasah, terutama MAN 2 Kuansing. Tentu dengan cara meningkatkan kompetensi guru-guru melalui pelatihan atau workshop seperti ini," ujar mantan Kepala MAN 1 Kuansing itu.
Pada pelatihan tersebut, MAN 2 Kuansing mampu menampilkan kreasi-kreasi peserta didik mulai dari pembawa acara 3 bahasa (english, arab dan bahasa Indonesia). Sedikitnya, ada 75 guru yang mengikuti pelatihan pendalaman kurikulum 2013 ini. Dari MTs dan MA yang ada di Kuansing yang diketuai Dra Eni Darwati MPd.(adv)
Tutor Sutjipto yang memaparkan tentang perkembangan kurikulum 2013, juknis pembelajaran dan analisis KT/KD, analisis unit pembelajaran utuh, analisis materi pembelajaran, pengembangan peta konsep, rancangan RPP, rancangan penilaian, instrumen soal, penilaian dan sebagainya yang masih diperlukan dalam pelatihan kurikulum 2013 ini berharap hasilnya maksimal.
"Bangga kita terhadap MAN 2 Kuansing ini. Karena melihat bibit-bibit madrasah yang memiliki kompetensi dan karakter tersendiri," pujinya.(adv/a)
Kisah Akiong dan Tony di PTPN IV Regional III menunjukkan harmoni etnis tumbuh alami di…
Hotel Dafam Pekanbaru hadirkan promo “Kala Iftar” Rp109 ribu per orang. Nikmati menu nusantara hingga…
Saya seorang wanita dan juga seorang pekerja. Saya ingin bertanya, bagaimana hukum sikat gigi atau…
Lapas Bengkalis gelar kerja bakti bersihkan Masjid Nurus’saadah jelang Ramadan agar jamaah lebih nyaman beribadah.
Transaksi ritel Lebaran 2026 ditargetkan tembus Rp50 triliun lewat program BINA dan dorongan belanja masyarakat…
Wabup Rohul pimpin pelepasan jenazah H Syofyan, Kades Lubuk Napal. Suasana haru iringi prosesi penghormatan…