Categories: Nasional

Program Dimulai April

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Para pekerja harian, buruh lepas, dan pegawai yang di-PHK menjadi salah satu pihak yang paling terdampak pandemi Covid-19. Kartu prakerja diharapkan menjadi solusi agar perekonomian mereka tetap bisa berjalan. Pelaksanaan program itu akan dipercepat agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya.

Program kartu prakerja untuk kalangan-kalangan tersebut akan berlangsung antara tiga sampai empat bulan. Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 triliun untuk keperluan itu. "Sehingga nanti setiap peserta kartu prakerja akan diberikan honor insentif Rp1 juta," terang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Program kartu prakerja itu nanti tidak hanya diikuti oleh para pekerja lepas, harian atau korban PHK. Para pengusaha mikro yang kehilangan pasar dan omzet akibat kebijakan social distancing juga bisa mengikutinya. Selain untuk menambah penghasilan, yang utama dari program tersebut adalah meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM mereka.

Karena itu, dia meminta semua kepala daerah untuk mendukung program tersebut di wilayahnya masing-masing.  "Siapa yang harus diberi mulai didata dengan baik," lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Sehingga anggaran yang ada langsung bisa disalurkan namun tetap tepat sasaran. Program kartu prakerja sendiri sudah diluncurkan 20 Maret lalu. Dan akan efektif per 1 April mendatang.

Terkait program itu pula, Presiden meminta agar semua kegiatan produksi yang dikoordinir oleh pemda menjadi program padat karya. Sejumlah kementerian juga akan memperbanyak program tersebut, khususnya padat karya tunai. Itu untuk menjaga agar masyarakat tetap memiliki pendapatan dan daya belinya terjaga. Hanya saja, pekerjaan-pekerjaan yang ada harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sehingga bisa meminimalisir risiko penularan Covid-19. Kegiatan produksi harus tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, pemerintah perlu memfokuskan seluruh instrumen kebijakan untuk menanggani Covid-19. Termasuk juga implikasi dan dampaknya terhadap situasi perekonomian saat ini.

"Mempertimbangkan kondisi saat ini, pemerintah melakukan penyesuaian terhadap program Kartu Prakerja, yaitu difokuskan bagi pekerja yg terkena PHK di sektor informal dan UMK akibat dampak Covid-19," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, program pelatihan yang diberikan adalah pelatihan online dan penerima manfaat akan mendapatkan insentif sebesar Rp4 juta (1 juta per bulan selama 4 bulan), dengan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta. Skema itu hanya berlaku selama 4 bulan untuk memitigasi dampak Covid-19 yang mengakibatkan banyak pekerja yang ter-PHK karena menurunnya omzet dan usaha di tempat mereka bekerja.

"Bila kondisi dan situasi sudah kembali normal, maka skema yang digunakan program kartu prakerja adalah skema awal, yaitu dengan total insentif Rp650 ribu, dan biaya pelatihan Rp5juta," imbuhnya.(byu/dee/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

1 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

2 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

2 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

2 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

10 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

11 jam ago