Categories: Nasional

Waspada, Pagi Tadi 174 Wisatawan China Mendarat di Sumbar

PADANG (RIAUPOS.CO) – Di tengah kekhawatiran penyebaran virus Korona yang berasal dari wilayah Wuhan, China, Provinsi Sumatera Barat menerima turis dari negeri Tirai Bambu ini. PT Marawa Coporate bersama Cocos Tour yang mendatangkan 174 wisatawan China ke Sumbar menjamin para turis tidak terjangkit virus korona. Para turis mendarat di Bandara Internasional Minangkabau pada Ahad (26/1) pagi sekitar pukul 05.45 WIB.

Pimpinan PT Marawa Corporate Darmawi dalam jumpa pers di Padang, Ahad mengatakan seluruh WNA China ini berangkat dari Bandara Kunming di Provinsi Yunan melalui penerbangan langsung dalam waktu empat jam perjalanan.

Menurut dia, lokasi tersebut sangat jauh dari daerah Wuhan yang berjarak sekitar 19 jam perjalanan. Para turis berangkat ke Sumbar setelah melalui pemeriksaan di Bandara Kunmin.

Dia menerangkan hingga saat ini Bandara Kunmin masih membuka penerbangan luar negeri dan artinya lokasi itu tidak terpapar virus korona. Selain itu pihak otoritas bandara di sana melakukan pemeriksaan kesehatan dengan alat pemindai suhu dan pemeriksaan.

Setelah mereka lolos tes kesehatan baru diperbolehkan masuk ke dalam pesawat dan mereka akan melalui empat perjalanan dengan penerbangan langsung dari Kunmin ke BIM di Kabupaten Padangpariaman.

Darmawi melanjutkan, sesampai di BIM, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar, Otoritas bandara, Angkasa Pura II, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan lainnya untuk kembali melakukan pemeriksaan terhadap warga negara asing tersebut.

Mereka akan kembali menjalani serangkaian pemeriksaan di BIM, mulai dari alat pemindai suhu dan lainnya. Setelah mereka lolos baru diperbolehkan ke pihak Imigrasi.

“Artinya mereka telah melewati dua kali pemeriksaan baik di Tiongkok maupun di Sumbar. Selain itu kami sudah koordinasi dengan agen tur di sana jika ada yang mengalami sakit tidak usah ikut dalam tur ini,” katanya.

Setelah itu Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) akan memberikan mereka kartu prioritas apabila terkena penyakit dan harus dirujuk ke rumah sakit yang telah ditentukan.

“Kartu itu akan mereka kantongi selama di sini. Selain itu untuk memastikan keamanan, lokasi yang akan dikunjungi turis tersebut akan dilengkapi dengan tenaga kesehatan,” kata dia.

Sementara perwakilan Cocos Tour Erwin menambahkan 174 turis dari China tersebut akan berada di Sumbar hingga 31 Januari dan mereka akan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Sumbar.

“Kami berharap potensi wisata yang dimiliki Sumbar dapat memberikan dampak perekonomian positif kepada masyarakat dan daerah,” kata dia.

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

12 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

15 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

16 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

16 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago