JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kalangan parlemen meminta pemerintah mengganti Bansos Covid-19 berupa pengadaan barang dengan bantuan sosial tunai (BST) atau bantuan langsung tunai (BLT). Ini setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliari Peter Batubara, yang tersandung kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19.
Usulan ini disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR Nurhadi. “Usul saya tegas dan jelas tindakan atau hapus program bansos yang melalui tahapan pengadaan barang dengan sistem penunjukan langsung (PL), karena ini rawan dikorupsi. Ganti semua dengan BST atau BLT,” ujar Nurhadi kepada wartawan, Jumat (25/12/2020).
Menurut Nurhadi dengan diberikannya bansos bukan pengadaan barang, maka kemungkinan kecil terjadinya praktik korupsi di Kementerian Sosial (Kemensos).
"Harus menjadi atensi Mensos baru. Buat sistem bantuan yang tidak ada celah untuk dikorupsi," katanya.
Nurhadi berharap dengan Kemensos dipimpin oleh Risma bisa membawa perubahan yang signifikan. Sehingga jangan lagi ada kejadian pejabat yang berurusan dengan KPK.
"Saya menyambut baik Bu Risma sebagai Mensos. Beliau sosok yang baik, berani dan profesional. Dengan hadirnya beliau di Kemensos, semoga dapat membawa arah baru dan kebaikan di Kemensos,” pungkasnya.
Sumber: JawaPos.Com
Editor: Eka G Putra
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…