Categories: Nasional

Pesona Pot Terakota

(RIAUPOS.CO) – Bercocok tanam menjadi hobi yang banyak diminati saat ini. Khususnya oleh para ibu-ibu atau kaum hawa. Kegiatan itu dinilai bisa mengurangi stres. Di samping itu, juga bisa mengisi waktu dengan hal positif selama di rumah saja.

Karena bercocok tanam tengah booming, tanaman dan pot tanamanpun kini menjadi item yang paling banyak dicari. Ngomoning soal pot tanaman, nyatanya juga memiliki tren dan perkembangannya sendiri lho. Jika beberapa bulan lalu pot putih berbahan dasar plastik banyak menjadi incaran, baru-baru ini para Ladies punya incaran pot baru lho untuk menempatkan tanaman mereka. Yap, pot terakota. Penasaran seperti apa kelebihan dan kekurangan pot ini? Yuk simak beritanya.

Pot terakota sendiri ialah pot berbahan dasar tembikar yang dibakar sehingga menimbulkan warna merah kecokelatan atau terakota. Pot ini juga dikenal dengan nama pot gerabah. Warnanya yang khas tersebutlah yang membuat pot ini banyak diincar. Selain itu, bentuknya kini juga terbilang variatif. Bukan hanya bulat saja. Bentuk-bentuk unik seperti bentuk wajah, bentuk hewan dan lainnya juga kini semakin mudah ditemui. Selain menambah kesan fresh, kehadiran pot ini juga dinilai menambah kesan estetik. Apalagi jika dipadukan dengan tanaman-tanaman eksotik. Keduanya menjadi perpaduan yang membuat mata tak bisa move on untuk memandanginya. Pot yang cantik ini, nyatanya juga membuat Ladies bisa lebih semangat bercocok tanam. Ini diakui oleh Lady bernama Rosa. Ia mengoleksi banyak sekali pot terakota sejak pot ini mulai booming.

''Potnya lucu. Harganya juga bersahabat. Yang kecil sekitar Rp20 ribu sampai Rp35 ribu. Kalau yang karakter sekitar Rp40 ribu sampai Rp60 ribu,'' ujarnya.

Bukan hanya menambah semangat bercocok tanam, pot lucu ini diyakini memiliki manfaat tersendiri lho untuk tanaman. Pot ini diklaim baik untuk pertumbuhan akar tanaman. Sebab, memiliki pori-pori yang tidak dimiliki oleh pot plastik Ladies.

Karena ukurannya yang nggak terlalu besar, Ladies harus pintar memilih tanaman yang cocok untuk pot ini. Seperti kaktus, aneka tanaman menjuntai, jenis alocasia kecil cocok banget untuk pot ini. Sebaliknya, jangan pilih tanaman yang pertumbuhannya sangat cepat dan ukuran besar. Agar komposisi antara ukuran tanaman dan potnya bisa tetap seimbang.

Karena booming-nya pot ini, otomatis juga menambah pundi-pundi pengrajin gerabah Ladies. Jadi, selain hati senang karena punya pot cantik, Ladies juga ikut membantu perekonomian pengusaha lokal.

Meski kaya manfaat, nyatanya pot unik ini juga punya kelemahan. Ladies tentunya tahu apa kelemahan pot ini. Yal, rentan pecah. Pot gerabah sangat sensitif karena materialnya mudah pecah seperti keramik. Salah posisi sedikit atau disenggol kucing, krakk! Pot pun pecah seketika. Beda dengan pot plastik , pot ini juga terbilang cukup berat meski ukurannya kecil. Jadi, ya jika ingin ditempatkan di rak, pastikan raknya kokoh dan kuat. Posisikan pot lebih ke area dalam agar tidak mudah jatuh.

Di sisi lain, pot ini juga rentan ditumbuhi lumut Ladies. So, kamu harus perhatiin terus ya kelembaban si pot. Kalau terlalu lembab, nanti dia bisa ngambek dan berlumut lho.

Nah, sekarang sudah tahu kan kelebihan dan kekurangan pot unik nan estetik ini. Masih berminat atau mau pikir-pikir dulu? Semua terserah pada Ladies. Yang terpenting, hati senang dan hobi bisa tetap tersalurkan.(azr)

Laporan: SITI AZURA
Foto: Koleksi Pribadi

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

14 jam ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

14 jam ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

14 jam ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

17 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

18 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

2 hari ago