Categories: Nasional

Penyelidikan Dugaan Penyelewengan Dana Covid Meranti Sedang Berlangsung

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Tegas disampaikan oleh jajaran Polres Kepulauan Meranti, kasus dugaan penyelewengan dana Covid-19 daerah setempat tetap lanjut.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean TG SIK MH yang baru bertugas selama tiga pekan terakhir mengaku belum mendapatkan laporan rinci terkait tindak lanjut kasus tersebut. Namun ia akan mencoba mencari tahu dan menyampaikan sejauh mana perkembangannya.

"Kalau itu saya belum tahu pasti seperti apa perkembangannya. Nanti saya coba tanyakan lagi sama Kasat Reskrim," ungkapnya kepada Riaupos.co, Selasa (24/8/21).

Terpisah, Kasat Reskrim, AKP Prihadi Tri Saputra yang dikonfirmasi belum mau berbicara banyak terkait perkembangan terhadap kasus yang tengah didalaminya tersebut. Namun ia memastikan jika kasus tersebut masih terus berjalan.

"Kasus itu belum bisa kita informasikan perkembangannya. Intinya, kasus itu masih terus jalan. Kami juga masih mengumpulkan sejumlah keterangan dan bukti-bukti," ujarnya.

"Kasus ini menjadi atensi Kapolda. Jadi masih lanjut, dan kami akan terus dalami," tambahnya singkat.

Ia juga masih belum mau mengungkap siapa saja yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Termasuk siapa saja yang diduga terlibat dalam melakukan penyelewengan dana Covid-19 di Meranti itu.

Dari pemberitaan sebelumnya, pihak Polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti mulai mengintip dugaan penyalahgunaan penggunaan anggaran Covid-19. Bahkan beberapa aparatur di Dinas Kesehatan sudah mulai diperiksa sebagai saksi.

Saat Kapolres Meranti dijabat oleh AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK pada, Kamis (17/6/2021) lalu menyebutkan penyalahgunaan anggaran Covid-19 di Meranti masih dalam proses penyelidikan.

"Iya, masih proses lidik. Kami juga sudah memanggil sejumlah pejabat Diskes untuk menjadi saksi dan dimintai keterangannya," katanya.

Wimpi mengaku masih akan terus mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran Covid-19 secara tuntas di Meranti. Sejauh ini diakuinya belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka belum ada. Kalau sudah ada, nanti akan diinformasikan lebih lanjut. Karena masih meminta keterangan dari sejumlah pejabat di sana. Kadiskes, juga masih belum kami panggil. Tunggu saja," tegasnya.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

11 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

11 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

11 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

11 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

1 hari ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

1 hari ago