Categories: Nasional

Klaster Ketenagakerjaan Ditunda

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta penjelasan pemerintah terkait penundaan klaster ketenagakerjaan dalam Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (Cika). Ketua Bidang Kebijakan Publik Apindo Sutrisno Iwantono menunggu penjelasan mengenai sikap pemerintah ini.

"Kita tunggu dulu kira-kira seperti apa penjelasan pemerintah lebih rinci menyikapi ini," kita Sutrisno dilansir dari Antara, Sabtu (25/4).

Sutrisno tak mengerti dengan sikap pemerintah yang memutuskan penundaan ini. RUU Omnibus Law Cika, kata dia, merupakan hajat pemerintah untuk mengatasi masalah penyerapan tenaga kerja di Indonsia.

Saat ini, jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai sekitar 133 juta orang. Sebanyak 126 jutaan di antaranya bekerja, terdiri dari pekerja formal sekitar 56 juta dan di sektor informal 70 jutaan orang.

Di antara penduduk yang bekerja itu, jumlah orang yang tidak bekerja di bawah normal ini sekitar 45 juta orang. Belum lagi setiap tahun terjadi pertambahan angkatan kerja baru sekitar 2,3 juta orang.

"Nah, sekarang bagaimana pembahasan omnibus law apa bisa dilanjutkan tanpa klaster tenaga kerja? Kita tunggu dulu, kira-kira seperti apa penjelasan pemerintah," katanya.

Sutrisno mengatakan, masalah penyediaan lapangan kerja melibatkan banyak aspek, terutama hambatan investasi. "Persoalan utama investasi adalah aturan yang ruwet, tumpeng tindih, tidak efisien dan mahal. Hal ini yang akan diperbaiki," imbuhnya.

Dia menegaskan, tanpa investasi tidak akan terjadi penciptaan lapangan kerja. "Jika kemudian masalah ketenagakerjaan ditinggalkan, apa bisa ya? Kan ini persoalan terkait satu sama lain dan mestinya dijalankan secara komprehensif," pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Benny Rio: Sekolah yang Diminta Inspektorat Sedang Kembalikan Dana Seragam

Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…

2 jam ago

Plt Gubri Perintahkan Uang Seragam Siswa Dikembalikan ke Orang Tua

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan pengembalian dana seragam siswa usai temuan mark-up dan melarang…

6 jam ago

Kebakaran di Seberang Tembilahan, Diduga Berawal dari Arus Pendek Listrik

Kebakaran di permukiman padat Seberang Tembilahan menghanguskan satu rumah dan merusak satu rumah lainnya. Kerugian…

6 jam ago

Operasi Pasar Murah Hadir di Siak dan Pekanbaru, Berikut Daftar Harganya

TPID Riau menggelar empat pasar murah di Siak dan Pekanbaru pekan ini. Beras, gula, minyak…

11 jam ago

Bazar Vegetarian Ramaikan Perayaan Waisak di Pekanbaru, Hadirkan 47 Stan Kuliner

Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…

14 jam ago

DPRD Bengkalis Bawa Keluhan Warga ke PLN, Dari Duri hingga Rupat

DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…

14 jam ago