serangan-rusia-hancurkan-74-fasilitas-militer-ukraina
KIEV (RIAUPOS.CO) – Rusia mengklaim telah menghancurkan 74 fasilitas militer milik Ukraina dalam invasi hari pertama, Kamis (24/2). Dari total 74 sasaran militer tersebut, 11 lapangan terbang di Ukraina.
"Akibat serangan yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Rusia, 74 fasilitas darat militer Ukraina hancur," kata Igor Konashenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Kamis (24/2/2022) malam.
Di luar fasilitas militer itu, Rusia juga mengklaim telah menembak jatuh sebuah helikopter militer Ukraina dan empat drone pengintai.
Hingga berita ini diturunkan, pasukan Rusia dan Ukraina masih saling berjuang untuk menguasai sebuah pangkalan udara lagi di pinggiran utara Kiev.
"Pertempuran sedang berlangsung untuk lapangan terbang Gostomel," kata kepala angkatan bersenjata Valeriy Zaluzhny dalam sebuah pesan yang diposting di Facebook.
Ukraina melaporkan bahwa Rusia sudah melancarkan 203 serangan dalam sehari sejak invasi dimulai pada Kamis (24/2) pagi.
Kepolisian Ukraina mengonfirmasi jumlah serangan tersebut dalam laporan harian yang dikutip Reuters. Dalam pernyataan itu, kepolisian melaporkan bahwa serangan masih terjadi di berbagai titik.
Perang ini meletus setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin, resmi memerintahkan operasi militer di Donbas, wilayah di timur Ukraina yang dikuasai separatis pro-Moskow, pada Kamis pagi.
Sumber: Reuters/AFP/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…