Categories: Nasional

Muhammad: Rupat Utara Miliki Potensi Investasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis H Muhammad menghadiri sekaligus menyampaikan paparan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Rupat dan sekitarnya Kabupaten Bengkalis tahun 2020-2040, pada acara Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka pembahasan Ranperda RDTR, di meeting room lantai III, Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (24/2).

Acara yang digagas Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional tersebut, dibuka secara resmi oleh Dirjen Tata Ruang, Abdul Kamarzuki. Selain Plt Bupati Bengkalis, turut menyampaikan paparan dari Wali Kota Dumai, Bupati Siak, Bupati Pelalawan, Bupati Indragiri Hilir, Bupati Batu Bara dan Bupati Berau.

Muhammad sebelum menyampaikan penjelasan tentang RDTR Bagian Wilayah Perencanaan (BWP) kawasan Rupat dan sekitarnya terlebih dahulu menyampaikan rencana pembangunan Kabupaten Bengkalis yang mana Pulau Rupat, khususnya Rupat Utara memiliki pontensi untuk investasi bagi Kabupaten Bengkalis.

"Pulau Rupat termasuk dalam kriteria delineasi RDTR dalam mendukung Online Single Submission (OSS). Pulau Rupat juga sudah masuk dalam kawasan Strategis Pariwisata Nasional," kata Muhammad.

Di samping itu, sambung Muhammad, berdasarkan delineasi kawasan perencanaan BWP berdasarkan berita acara tertanggal 14 Agustus 2019 di Pekanbaru dan Keputusan Bupati Bengkalis Nomor: 392/KPTS/IX/2019 tentang penetapan delineasi bagian wilayah perencanaan Rupat dan sekitarnya di Kabupaten Bengkalis tertanggal 24 September 2019.

"Tentunya kami dari Pemkab Bengkalis siap menyelesaikan Perda RDTR ini. Di mana pada pertemuan ini kami mengikutsertakan Ketua DPRD Bengkalis dan membawa tim teknis dari perangkat daerah," ungkap Muhammad.

Dalam sambutannya, Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Abdul Kamarzuki menjelaskan harapan Presiden Joko Widodo dalam percepatan RDTR pada daerah terbangun di Indonesia. Di antara 57 lokasi yang terpilih pemerintah pusat sebagai 70 persen akan meningkatkan investasi dan perekonomian khususnya dari 3 provinsi. Yakni Riau, Sumatra Utara dan Kalimantan.

"Perjalanan RDTR ini sangat panjang dimulai pekerjaannya pada bulan Agustus sampai bulan September 2019, kemudian sesuai intruksi dari Kementerian Perekonomian Republik Indonesia, Kemendagri, Staf Khusus Presiden, KSP dan KPK menginginkan bulan Mei ini RDTR sudah menjadi perda," ucapnya seraya mengatakan hanya punya waktu dua bulan untuk menyelesaikan Perda RDTR ini.

Lebih lanjut Abdul Kamarzuki berharap adanya kerja sama antara DPRD dengan Kementerian ATR dalam menyelesaikan perda RDTR ini. Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Subdit Pemanfaatan KSN Wilayah I Galuh Aji Niracanti, Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Bengkalis H Heri Indra Putra. Kemudian, Plt Kadis PUPR Ardiansyah, Kepala Bappeda Hadi Prasetyo, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Basuki Rakhmad, Kadis Pertanian H Tarmizi, Kadis Perikanan H Herliawan, Kadis Kominfotik Johansyah Syafri, Kadis Perhubungan Djoko Edy Imhar, dan Kadis Lingkungan Hidup H Arman AA.

Lalu, Kadis Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Gendraya Rohaini, Kabag Hukum Maryansyah Oemar, Kalaksa BPBD H Tajul Mudarris, Direktur PDAM Tirta Terubuk Jufrizal, H Alfakhrurrazy, dan Kabag Prokopim Muhammad Fadli, Camat Rupat Utara Agus Sofyan, dan Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Sugeng Santoso.(esi/ifr)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kane vs Haaland Jadi Sorotan, Striker Inggris: Kami Punya Gaya Bermain Berbeda

Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…

9 jam ago

Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu, Pria 32 Tahun Ditangkap dengan 32 Paket Barang Bukti

Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…

15 jam ago

120 Pebulutangkis Muda Masih Bertahan, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum di Pekanbaru Makin Sengit

Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…

18 jam ago

Progres Sekolah Rakyat di Kuansing Capai 82 Persen, Plt Bupati Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…

18 jam ago

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

2 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

2 hari ago