pelaksanaan-vaksinasi-covid-19-tanggung-jawab-bersama
PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman, Senin (24/1) memimpin rapat evaluasi percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid- 19 yang dipusatkan di Convention Hall Islamic Center Rohul.
Rapat evaluasi dalam rangka menyatukan persepsi sebagai bentuk tanggung jawab bersama, untuk pencapaian target vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun. Kemudian vaksinasi booster atau dosis 3 terhadap masyarakat maupun dosis 2 (dua) dan dosis 1 (satu).
Rapat ini kemarin dihadiri, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, Wakil Bupati (Wabup) Rohul H Indra Gunawan, Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kapolsek, Kepala Puskesmas di 16 kecamatan se Rohul.
Dalam rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi tersebut, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK menyatakan pelaksanaan vaksinasi Covid- 19 yang gencar dilaksanakan saat ini, tidak saja menjadi tanggung jawab sepenuhnya oleh pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.
Mantan Kapolres Kepulauan Meranti itu meminta Tim Satgas Penanganan Covid- 19 secara berjenjang dari tingkat kabupaten hingga desa harus punya rasa peduli terhadap kesehatan masyarakat, khususnya antisipasi penularan Covid- 19. Termasuk kepedulian terhadap lingkungan sekolah, situasi dan kondisi yang ada saat ini. "Untuk menjaga kesehatan masyarakat tanggung jawab bersama khususnya dalam pencapaian herd immunity," jelasnya.
Kapolres menegaskan, dengan adanya percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid- 19 yang dilakukan terhadap anak usia 6-11 tahun di sekolah, masyarakat umum, diharapkan dapat menekan lajunya penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Rohul. "Saat ini proses PTM di sekolah yang ada di Kabupaten Rohul sudah berjalan. Perlu antisipasi penularan Covid- 19, dengan dilaksanakannya vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Karena kita ingin peserta didik dapat kembali menimba ilmu pengetahun di sekolah seperti biasa, sebelum adanya wabah Covid- 19," pintanya.
Sementara itu, Bupati Rohul H Sukiman menyampaikan rapat untuk menyatukan presepsi dan langkah percepatan pelaksanaan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun, vaksin Booster masyarakat umum. Kemudian peningkatan capaian dosis 2 dan dosis 1. "Ini harus terus disosialisasikan oleh Tim Satgas Penanganan Covid- 19, dengan memberikan edukasi manfaat vaksin pada masyarakat," jelas Sukiman.
"Saya imbau seluruh elemen dan komponen masyarakat di Kabupaten Rohul agar mendukung program vaksinasi nasional di daerah kita. Ini demi tercapainya Herd Immunity sebagai salah satu upaya dalam pencegahan penularan Covid- 19," ujar mantan Dandim Indragiri Hilir itu.(epp)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…