Categories: Nasional

Jalur Interpretasi Tingkatkan Ekonomi dan Pendidikan

(RIAUPOS.CO) – Pembangunan jalur interpretasi di kawasan Taman Marga Satwa Rimbang Baling di Kampar Kiri Hulu, tidak hanya akan mengentaskan status terisolasir. Tapi juga akan meningkat taraf hidup, pendidikan dan perekonomian masyarakat sejumlah desa yang akan tersambung olehnya.

Hal ini menurut Kepala Bappeda Kampar Azwan, yang menjadi tujuan utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar.

‘’Pak Bupati Kampar memperjuangkan pembangunan jalan interpretasi yang akan menyambung sejumlah desa di sekitar Rimbang Baling itu, tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Agar tidak lagi ada masyarakat yang terisolir dan bisa merasakan merdeka sepenuhnya,’’ kata Azwan baru-baru ini.

Azwan baru-baru membagi-bagikan sejumlah foto yang menggambarkan progres pembangunan di kawasan paling hulu Rantau Kampar Kiri tersebut. Geliat perekonomian kata Azwan, tidak hanya dirasakan masyarakat nanti setelah seluruh desa tersambung, namun sudah dirasakan masyarakat bahkan saat jalan itu masih dalam proses pembangunan.

‘’Masyarakat sudah merasakan dampaknya. Jalan itu dibangun dengan sistem swadaya, jadi masyarakat tempatan dilibatkan langsung dalam prosesnya. Mereka tidak bekerja secara cuma-cuma, tapi mereka diberikan upah. Selain itu, pasir, kerikil dan material pembangunan lainnya selain semen, juga dibeli dari masyarakat tempatan,’’ terangnya.

Selain itu, untuk transportasi material semen dari Tanjung Belit menuju lokasi pembangunan jalan interpretasi di desa terdekat, juga menggunakan sampan motor. Itu juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat yang memiliki sampan motor.

‘’Jadi sebelum jalan itu selesai, masyarakat sudah mendapatkan manfaatnya, perekonomian bergerak. Nanti setelah seluruh desa tersambung, kita sudah rancang bersama BKSDA Provinsi Riau, untuk menciptakan destinasi wisata baru. Salah satu yang paling berpotensi itu adalah arung jeram. Ini akan memancing minat banyak wisatawan, ini akan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat juga lewat kelompok sadar wisata,’’ tutupnya.(ksm)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Bangkinang

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Listrik Bagansiapiapi Padam Lebih 2 Jam, Warga dan Pelaku Usaha Terdampak

Defisit daya dari transmisi Belawan sebabkan listrik Bagansiapiapi padam lebih dua jam, warga dan pelaku…

3 jam ago

Sambut Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan Jangan Jadikan Sekadar Konten

Buya Yahya ingatkan persiapan utama Ramadhan adalah membersihkan hati dan menyusun rencana ibadah agar bulan…

16 jam ago

Ramadan 2026, Jam Belajar SD dan SMP di Kampar Dipersingkat

Disdikpora Kampar atur jam belajar dan jadwal libur Ramadan 1447 H. PAUD-TK diliburkan, SD dan…

17 jam ago

Damkar Pekanbaru Kerahkan 6 Unit Mobil Padamkan Rumah Terbakar di Jalan Rajawali

Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.

19 jam ago

KPK Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Korupsi PUPR Riau, Terkait Abdul Wahid

KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…

22 jam ago

Satnarkoba Polres Kampar Amankan 132 Paket Sabu, Pelaku Positif Narkoba

Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…

22 jam ago