Categories: Nasional

Kontroversi Perankan Cleopatra, Ini Kata Gal Gadot

LOS ANGELES (RIAUPOS.CO) – Bintang film Wonder Woman, Gal Gadot, akhirnya angkat bicara terkait kontroversinya perankan Cleopatra, dalam film biografi mendatang.

“Pertama-tama, jika kalian menginginkan fakta, Cleopatra berasal dari Makedonia,” imbuhnya, saat wawancara BBC Arabic, seperti dikutip People, pada Rabu (23/12/2020).

Tak hanya itu, menurut aktris 35 tahun ini, sangat sulit menemukan aktris berdarah Makedonia yang cocok untuk perankan Cleopatra, “Sementara itu, aku sangat bersemangat memerankan Cleopatra.”

Kontroversi itu ramai diperbincangkan saat Gal Gadot mengungkapkan bahwa dia akan berperan sebagai Cleopatra dan turut memproduksi film tersebut pada Oktober silam, lewat Twitter pribadinya.

“Aku suka memulai perjalanan baru, aku suka kegembiraan proyek baru, dan sensasi menghidupkan cerita baru,” cuitnya pada saat itu.

“Cleopatra adalah kisah yang ingin kuceritakan sejak lama. Aku sangat bersyukur bergabung bersama tim ini @PattyJenks @ParamountPics #AtlasEntertainment #LaetaKalogridis”

Sedangkan cuitannya tersebut ditanggapi oleh penulis Morgan Jenkins, “Aku yakin Gal Gadot dapat melakukan pekerjaannya dengan bagus sebagai Cleopatra. Namun, bagiku pribadi, aku menyukai Cleopatra dengan kulit lebih gelap, karena tampak benar dan akurat.”

Sebelum aktris Justice League ini, sosok Cleopatra telah dimainkan oleh aktris terkenal, Elizabeth Taylor pada tahun 1963. Film itu menghabiskan dana sebesar USD31 juta, dan hampir membuat 20th Century Fox di ambang kebangkrutan.

Kendati demikian, film Cleopatra itu berhasil memenangkan empat Academy Awards. Melansir dari Entertainment Weekly, pada 2011 aktris Angelina Jolie dikabarkan akan memerankan karakter tersebut, hingga kini kabar tersebut hanyalah angin lalu.

Sumber: People/Entertainment Weekly/News
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

8 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

8 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

8 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

8 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago