Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10). Foto: Ricardo/JPNN.Com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya tugas penting untuk Komjen (Pol) Idham Aziz yang kini menjadi calon tunggal Kapolri. Presiden Ketujuh RI itu memerintahkan calon pengganti Jenderal (Pol) Tito Karnavian di pucuk pimpinan Polri itu menuntaskan kasus kekerasan terhadap Novel Baswedan.
Menjawab pertanyaan wartawan tentang kasus Novel yang belum tuntas, Jokowi menyatakan pengungkapan aksi penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu masih berproses. Menurut dia, pengungkapan kasus itu akan menjadi pekerjaan rumah Idham sebagai Kapolri.
"Mengenai kasus yang ditanyakan tadi, nanti saya kira akan kejar ke Kapolri yang baru agar segera diselesaikan," ujar Presiden Jokowi saat berdialog dengan jurnalis di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10).
Mantan gubernur DKI itu mengabarkan, sebenarnya sudah ada kemajuan dalam kasus Novel. Jokowi mengaku sudah menerima laporan soal itu dari Tito.
"Saya juga melihat laporan kemarin yang sebelum saya angkat jadi Mendagri, Pak Tito. Saya kira ada perkembangan yang sangat baik dan nanti akan segera diteruskan ke Kapolri yang baru. Dan segera diumumkan kalau memang betul-betul selesai. Ini bukan kasus yang mudah," tandasnya.(fat/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…