ILUSTRASI: BURHANI ANAS
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar memenuhi keperluan tenaga di sejumlah bidang pemerintahan dan kesehatan bertepuk sebelah tangan. Sudah mengajukan lebih dari 200-an formasi, Kampar tahun ini hanya bisa menerima 46 calon pegawai negeri sipil (CPNS). Hal ini disampaikan Sekda Kampar Yusri di sela-sela kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat, Rabu (23/10).
Yusri menyebutkan, tenaga yang paling banyak diperlukan di Kampar adalah bidang kesehatan. Wilayah Kampar yang sangat luas memerlukan tenaga medis tambahan. Tenaga yang ada saat ini sangat tidak memadai untuk melayani angka nyata jumlah penduduk Kampar yang sudah mencapai satu juta orang. Apalagi Kampar berambisi menaikkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang.
"Dari 46 yang diterima Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi itu dominannya tenaga bidang kesehatan. Dari 200-an formasi yang awalnya kami ajukan, juga di bidang kesehatan yang banyak. Wilayah Kampar luas, punya banyak puskesmas yang memerlukan tenaga untuk memperbaiki layanan," ujar Yusri.
Selain itu, ujar Yusri, RSUD jika ingin naik kelas juga perlu tenaga kesehatan dalam jumlah tertentu. Seperti dokter spesialis itu minimal 40 orang, sekarang baru 22, masih banyak yang kurang. Pengajuan lebih dari 200 formasi itu menurut Yusri sesuai keperluan satuan kerja (satker) di Kampar. Banyak bidang dan posisi yang masih langka di Kampar selain di bidang keseharan. Dirinya berharap, dengan hanya 46 formasi yang akan diterima ini, tetap dapat meningkatkan kinerja berbagai instansi di Pemkab Kampar.
Untuk para calon guru di Kabupaten Kampar tampaknya harus gigit jari. Pasalnya, menurut Yusri, tidak satu pun dari 46 formasi itu untuk guru. Pada penerimaan sebelumnya, Pemkab Kampar memang banyak menerima guru untuk pemerataan sekolah-sekolah yang ada di pelosok Kampar. Penerimaan CPNS pada akhir tahun lalu dianggap pemerintah pusat cukup, untuk sementara sudah memenuhi kekurangan tenaga guru. Pada penerimaan sebelumnya, Pemkab Kampar menerima sebanyak 210 formasi CPNS dengan 178 jabatan atau posisi di berbagai bidang. Posisi dominan penerimaan, formasi yang paling diutamakan adalah pada pendidik atau guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Sejak pembukaan pendaftaran hingga penutupan pada penerimaan akhir 2018 lalu, Pemkab Kampar menerima sebanyak 3.105 pelamar.(end)
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…
Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…
Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…
Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…
Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…
Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…