Rahmatullah menjadi satu-satunya peserta demo mahasiswa di Pangkep. Foto: Sakinah/Fajar
PANGKEP (RIAUPOS.CO) — Demo mahasiswa di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan beda dari aksi mahasiswa di sejumlah daerah lainnya, Selasa (24/9).
Jika di daerah lain ribuan mahasiswa memadati jalan-jalan yang ada di pusat kota dan menyampaikan aspirasi di depan gedung wakil rakyat, maka di Pangkep cuma seorang mahasiswa.
“Walaupun yang lain banyak dan berkumpul di Makassar, seharusnya ada juga di Pangkep. Ini tidak ada sama sekali, jadi secara pribadi saya inisatif agar DPRD Pangkep juga mendengar langsung,” ungkapnya, seperti dikutip dari Fajar.
Panas terik di halaman Kantor DPRD Pangkep, Selasa (23/9) tak menyurutkan langkah Rahmatullah untuk menyuarakan aspirasinya.
Ia dengan lantang menegaskan penolakan terhadap revisi UU KPK. Sayangnya tak ada satu pun juga anggota DPRD Pangkep yang keluar dari ruangannya untuk menemui Rahmatullah.
“Tidak ada aktivitas di Pangkep, kami melihat Pangkep biasa saja terhadap upaya pelemahan KPK yang sementara dibahas saat ini,” papar mahasiswa Pangkep itu.(fit)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…