Categories: Nasional

Satriandi Tewas Diterjang Empat Peluru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pelarian Satriandi selama hampir dua tahun, akhirnya terhenti. Pecatan anggota Polri beserta rekannya, Ahmad Royani tewas diterjang timah panas dalam upaya penangkapan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.
Proses penangkapan bandar narkoba dan buronan kasus pembunuhan yang kabur dari Lapas Pekanbaru berlangsung, Selasa (23/7) sekitar pukul 06.30 WIB. Penggerebekan turut diwarnai baku tembak antara pelaku dan pihak kepolisian.

Seperti halnya terlihat di tempat persembunyiannya berada di Perumahan Palma Residence Nomor A6 Jalan HR Soebrantas Gang Sepakat, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan. Di bagian depan rumah berwarna putih tampak sekitar delapan bekas tembakan, empat di antaranya mengarah ke kaca jendala sedangkan sisa mengarah ke dinding yang tak jauh dari kamera pengintai.

Kemudian, juga terlihat puluhan anggota kepolisian yang berada di lokasi. Mereka diketahui tengah melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenggerebekan tersebut. Selain itu, tim Gegana Brimob Polda Riau turut dikerahkan untuk melakukan penyisiran adanya dugaan bahan peledak di rumah tersebut.

Lukman, salah seorang warga kepada Riau Pos mengaku, sempat beberapa kali mendengar suara letusan senjata api (senpi) di rumah yang ditempati Satriandi. Pada penangkapan itu, ditambahkannya, ada orang tewas dan satu orang kritis akibat luka tembak.

“Saya dengar ada empat kali suara tembak. Ada dua orang mati,” kata Lukman.

Disampaikan pria berusia 40 tahun itu, rumah yang ditempati pecatan anggota Polri merupakan kediaman milik mertuanya. Namun, sudah berapa lama Satriandi berada di sana, Lukman mengaku, tidak mengetahuinya. Selain itu, lanjut Lukman, warga pun sudah diberitahu untuk tidak keluar rumah sekitar pukul 07.00 WIB. Baru setengah jam kemudian terjadi suara letusan senjata api.(rir/*1/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

15 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

15 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

15 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

16 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

16 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

16 jam ago