Categories: Nasional

90 Persen Hewan Kurban di Dumai dari Luar

DUMAI (RIAUPOS.CO) – MENJELANG perayaan Idul Adha yang identik dengan kegiatan keagamaan yakni berkurban membuat kebutuhan akan hewan kurban seperti sapi, kerbau, kambing dan domba mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Tingginya angka permintaan hewan kurban ini membuat lalu lintas masuk hewan kurban di Kota Dumai akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Selama ini untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di Kota Dumai, dipasok melalui daerah lain dan bahkan dari provinsi tetangga, mengingat hewan ternak di kalangan petani Dumai yang bisa dijadikan hewan kurban hanya bisa memenuhi kebutuhan maksimal 20 persen.

Di tengah masih merebaknya wabah penyakit mulut dan kulit (PMK) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan memperketat lalu lintas masuk hewan ternak ke Kota Dumai.

"Setiap hewan yang masuk di Kota Dumai harus dibekali surat resmi tentang kesehatan hewan dan jika tidak dapat menunjuk surat resmi maka hewan tersebut tidak akan kita bolehkan masuk ke Kota Dumai," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai, Nuzirwan melalui Kasi Kesehatan Hewan, drh Rizqi Munarok.

Ditambahkan Rizqi, pihaknya akan melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk ke Kota Dumai dan akan meminta pemilik hewan ternak menunjukkan dokumen resmi hewan mereka ketika hendak masuk ke Dumai.

Selain itu pihaknya juga akan terus melakukan monitoring terhadap hewan ternak yang ada di Kota Dumai dan bekerjasama dengan instansi terkait dan pengurus masjid untuk memastikan apakah hewan kurban yang akan dikurbankan memiliki dokumen kesehatan resmi dan dalam keadaan sehat.

"Untuk tahun lalu kebutuhan hewan kurban di Kota Dumai yakni 1.500 ekor sapi dan 500 ekor kambing dan domba. Diprediksi kebutuhan hewan kurban tahun ini akan meningkat sebanyak 10 persen dari pada tahun sebelumnya. Hal itu karena dari data yang kita miliki setiap tahun kebutuhan hewan kurban di Dumai meningkat 10 persen meski beberapa tahun belakangan ekonomi sedang tidak baik namun tidak mengurangi masyarakat untuk beribadah kurban," urai Rizqi.

Lebih lanjut diterangkan Rizki, sampai saat ini petani Dumai hanya bisa memenuhi 10 persen sampai 20 persen kebutuhan hewan ternak untuk kebutuhan kurban di Kota Dumai dan 80-90 persen lagi harus dipasok dari daerah lainnya.

"Ini merupakan tantangan kita dalam memastikan wabah PMK tidak menyebar di Kota Dumai sehingga hewan ternak di Dumai tetap sehat dan kebutuhan daging di Kota Dumai tetap dapat terpenuhi," pungkasnya.(mx12/hen)

Laporan RPG, Dumai

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

12 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

12 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

13 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

14 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

15 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

15 jam ago