Categories: Nasional

Cegah Karhutla, KLHK Terus Tingkatkan Kemampuan Tekhnik Manggala Agni

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Lungkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus mengembangkan kemampuan fasilitasi Manggala Agni untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan Bimbingan Pengembangan Keteknikan Pencegahan bagi Fasilitator Manggala Agni dilaksanakan di Daops Palangkaraya, 22-23 Mei 2019.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) Raffles B. Panjaitan, mengungkapkan bahwa yang perlu diperhatikan, fasilitator ini agar membantu peserta dapat menemukan sendiri, dan mengembangkan pengetahuan melalui proses pelatihan.

“Diharapkan ilmu fasilitator ini bisa dimanfaatkan Manggala agni untuk bersosialisasi, menggali data, dan menfasilitasi masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan”, jelas Raffles.

Manggala Agni yang mengikuti bimbingan teknis sebanyak 30 personil yang pada 2017 sudah pernah mengikuti bimbingan teknis serupa. Peserta berasal dari empat daops Manggala Agni yaitu Daops Palangkaraya, Daops Pangkalan Bun, Daops Muara Teweh, dan Daops Kapuas.

Bimbingan pengembangan keteknikan pencegahan karhutla ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan fasilitasi yang dilaksanakan dua tahun kebelakang. Bimbingan teknis fasilitasi ini nantinya akan dijadikan bekal kegiatan patroli terpadu pengendalian karhutla yang akan segera diluncurkan.

Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla Jhoni Santoso, berharap ilmu fasilitator dapat diterapkan juga di pondok kerja, tidak hanya waktu patroli terpadu. Saat ini, semua Daops di Kalimantan sudah memiliki pondok kerja yang merupakan kepanjangan tangan dari Daops Manggala Agni.

“Manggala agni mudah bergabung dengan masyarakat, karena mereka berasal dari masyarakat dengan budaya yang sama, bahasa, dan adat yang sama,” jelas Jhoni.

Sampai dengan 22 Mei 2019, terpantau 459 titik hotspot dari satelit NOAA 19, jika dibandingkan tahun 2018 pada tanggal yang sama terjadi penurunan hotspot sebanyak 94 titik hotspot (17 persen).(ADV)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

16 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

16 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago