Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku diperintahkan dua hal oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melantiknya pada Rabu (23/10).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan bahwa dirinya masih akan melihat secara teknis program di kementerian yang sebelumnya dipimpin Susi Pudjiastuti. Di samping menjalankan dua hal yang diperintahkan presiden kepada dirinya.
"Yang jelas, perintah Pak Presiden dua hal kepada saya, untuk melakukan, memperbaiki hubungan dengan para nelayan yang katanya selama ini ada perbedaan antara penilaian pemerintah dan penilaiaan nelayan itu sendiri," kata Edhy.
Hal ini menurutnya terkait dengan berbagai protes dari nelayan selama periode pertama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Sehingga, dia harus mencari tahu apa permasalahannya agar tidak ada lagi gap antara masyarakat nelayan dengan pemerintah.
"Kedua, tingkatkan budidaya perikanan. Tentu yang lain banyak, tapi ini prioritas diserahkan kepada saya. Kelihatannya ringan, tetapi saya yakin ini butuh efort yang cukup besar," tandas menteri asal Muara Enim itu.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…
nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…
ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…
HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…