Categories: Nasional

Terciprat Genangan Air

(RIAUPOS.CO) — KOTA Pekanbaru sedang musim hujan. Jalan-jalan banyak yang digenangi air. Lubang-lubang pun tertutup genangan air.

Lani (30, bukan nama sebenarnya) baru saja menjemput anaknya pulang dari sekolah. Mengendarai sepeda motor, ibu dan anak itu melintasi Jalan Srikandi.

Tiba-tiba. Byuuuurrr….

Air genangan yang ada di jalan mengenai wajah dan tubuh Lani. Ternyata, ada pengendara motor yang ngebut dan melewati genangan sehingga air genangan terciprat ke wajah Lani.

Lani pun marah. Sambil mengelap wajahnya dengan jaket dan memastikan anaknya tidak kenapa-napa, Lani lantas tancap gas mengejar si pengendara tadi.

Di atas motor yang berlari kencang, Lani terus saja mengomel. Hingga akhirnya ia bisa mengejar si pelaku dan memberhentikannya.

Di tengah jalan, Lani memarahi pengendara tersebut.

“Hei… Kalau bawa kendaraan itu lihat-lihat kiri-kanan. Main ngebut saja,’’ kata Lani sambil turun dari motornya.

‘’Lihat nih, saya jadi basah gara-gara kamu. Mau kabur kamu, ya?’’ cecar Lani dengan suaranya yang cempreng.

Si pengendara itu pun hanya bisa diam. Ia pun hanya bisa meminta maaf.

“Iya ibu saya minta maaf. Saya juga nggak tahu kalau ada lubang di jalan itu. Sekali lagi saya minta maaf ya, Bu,”kata si pengendara.

Namun, ternyata suara cempreng Lani membuat warga sekitar mengerumuninya. Para pengendara lain yang melintas pun banyak yang berhenti untuk tahu apa yang sedang terjadi.

“Sudahlah Mbak… Dimaafkan saja. Mungkin dia tidak sengaja. Lagian kamu juga dek sudah tau motor kamu menyipratkan air di tubuh orang bukannya meminta maaf dan berhenti ini malah kabur. Lain kali nggak boleh seperti itu ya,” kata salah seorang warga yang langsung menasehati keduanya.

Karena telah didamaikan. Lani pun beserta anaknya pergi meninggalkan pengendara tersebut dengan hati yang masih kesal.(ayi)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

6 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

6 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

6 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

7 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

15 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

16 jam ago