Bupati Siak Tutup Tour de Siak ke VII Tahun 2019
SIAK (RIAUPOS.CO) –Tour de Siak (TdSi) ke VII tahun 2019 ditutup oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II Siak Sri Indrapura ,Ahad malam (22/9/2019).
Tour de Sisk ke 7 ini diikuti 11 tim dari 16 negara berjalan sukses dan lancar. Bupati Siak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaraan TdSi hingga berjalan sesuai harapan.
" Saya ucapkan untuk semua tim yang sudah bekerja untuk menyukseskan TdSi ini. Terutama rekan rekan media,kesuksesan TdSi ini sampai ke dunia internasional,” ucapnya.
Dia mengatakan Tdsi selesai dilaksanakan dengan sukses dan pengurangan lintasan yang dilakukan panitia sudah koordinasi dengan PB ISSI. Sementara untuk tahun depan jika digelar di provinsi, bupati berharap kalau bisa di atas Oktober. Dia juga ingin
sesuai dengan kesepakatan start-nya dan satu etape di Siak.
Alfedri berharap kedepannya ada anak Siak bisa ikut TdSi dan tur balap sepeda yang lain di Indonesia, ini tugas berat bagi ISSI Siak. " Jadikan iven TdSi ini ikhtiar promosi Siak ke dunia luar. Semakin terkenal dengan budayanya dan pariwisata.
Mudah mudahan semakin banyak yang berkunjung ke sini," katanya.
Wakil Sekjen BP ISSI Irwan Gunawan mengatakan TdSi selesai dilaksanakan. Ini merupakan tantangan dan bisa dilewati dengan baik. Kesuksesan ini, merupakan bentuk kerja sama semua pihak, mulai pemerintah, masyarakat, dari PB ISSI.
Dia menyebutkan, TdSi merupakan sport tourism. Gabungan dari kegiatan olahraga dan wisata.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Siak, karena gelaran TdSi sukses, berjalan lancar dan aman.(wik)
Laporan : Wiwik Widianingsih (Siak)
Editor : Rindra Yasin
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…