Categories: Nasional

Masyarakat Harus Cerdas dan Cermat Gunakan Obat

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Untuk menda­patkan daya ungkit yang besar terhadap Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat), Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi Gema Cermat di gedung Elektro Politeknik Negeri Bengkalis, Sabtu (21/9).

Kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat termasuk salah satu program instruksi Bupati Bengkalis dalam rangka mendukung paradigma sehat di bidang kefarmasian Nomor: 243/2019 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat).

Hadir pada sosialisasi ini, Wakil Direktur III Politeknik Negeri Bengkalis, Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Bengkalis, Ketua BEM dan anggota Politeknik Negeri Bengkalis serta perwakilan masing-masing mahasiswa dan mahasiswa jurusan Polikteknik Negeri Bengkalis yang berjumlah 150 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis yang diwakili Kepala Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Edi Sudarto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian komitmen untuk menunjukkan peran dan tanggung jawab sebagai pihak terdepan untuk menyebarkan informasi.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa dan mahasiswi pentingnya penggunaan obat secara benar dan rasional dalam kehidupan sehari-hari melalui Gema Cermat,” kata Edi.

Edi menambahkan, sejauh ini pemahaman masyarakat masih kurang seperti penggunaan antibiotik yang tidak tepat, media online sudah mulai berkembang pesat, sehingga masyarakat akan mudah untuk mendapatkan keperluan obat yang diinginkan.

“Namun  tanpa informasi  yang valid dan jelas dari tenaga kesehatan, hal ini akan berdampak bagi kesehatan masyarakat karena dapat memicu resisten bakteri temasuk tidak ramah lingkungan karena cara membuang obat tidak benar,” papar Edi.

Lanjut Edi, keberhasilan kegiatan sosialisasi dalam melakukan edukasi ini  menggunakan Metode Gabungan Cara Belajar Insan Akif  (CBIA) dengan Pemerdayaan Masyarakat Kreatif (PMK)  digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis,  digunakan untuk mencapai indikator kinerja kegiatan Gema Cermat  dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan setiap tahunnya.

Metode ini merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari mulai  perkenalan, tujuan tim Gema Cermat, pencairan suasana, pretest dan postest, pemetaan wilayah, simulasi obat-obatan, peninjauan lokasi rumah di mana menyimpan obat, doorprize, muncul natural leader Gema Cermat monitoring dan evaluasi, dan kesepakat kreatif dan inovasi bersama masyarakat melakukan suatu perubahan perilaku hidup sehat, dengan melakukan deklarasi desa Gema Cermat.(esi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

21 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

24 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

1 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago