Categories: Nasional

Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia di Inhil

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Peningkatan mutu kompetensi guru sangat berpengaruh dalam menghasilkan peserta didik yang berkualitas dan mampu bersaing dengan peserta didik lain dalam menggapai prestasi. Untuk itu, seorang guru harus terus memperbaiki kompetensinya dalam bidang apa pun, termasuk dalam bidang literasi dan kebahasaan.

Hal itu dijelaskan oleh Kepala bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Indragiri Hilir (Inhil), Tuti Erianti SAg MPd, saat membuka Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Kependidikan Se-Kabupaten Inhil, 22–24 Agustus 2019 di Tembilahan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Riau (BBR).

"Kompetensi ini penting. Jangan sampai kemajuan yang dicapai peserta didik jadi terhambat karena gurunya tak meningkatkan kompetensinya," jelas Tuti. 

Di bagian lain, Kepala BBR, Songgo A Siruah, menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga yang dipimpinnya ini adalah dalam rangka membantu memperbaiki kualitas guru di Riau, khususnya di Inhil, dalam bidang kebahasaan.

Menurut Songgo, kemahiran berbahasa Indonesia sangat penting. Saat ini banyak orang yang mengabaikan kesalahan-kesalahan dalam penggunaan bahasa Indonesia, baik di ruang publik, lisan, maupun dalam teks tertulis. Gejala seperti ini semestinya bisa dikurangi jika semua pemangku kepentingan punya kesadaran dalam memperbaiki kualitas berbahasa Indonesia.

"Untuk itu, kami membantu dari hulunya, yakni guru," jelas Songgo. 

Jika guru-guru sadar dan memperbaiki kesalahan, tambah mentan Kepala Kantor Bahasa Maluku Utara dan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, maka para siswa juga akan terbantu. Imbasnya nanti, ketika mereka berada di tengah-tengah masyarakat, para siswa secara langsung atau tidak pasti akan ikut memperbaiki kualitas berbahasa Indonesia di masyarakatnya.

Menurut ketua panitia pelaksana, Yeni Maulina, kegiatan ini diikuti 50 guru dari berbagai sekolah di Inhil. Adapun narasumber yang memberikan materi dalam kegiatan ini, semuanya dari internal BBR. Mereka adalah Sri Sabakti MHum, Dr Fatmawati Adnan, dan Songgo sendiri.

Kata Yeni, materi yang diberikan adalah Kebijakan Bahasa, Bahasa Surat-Menyurat, Ejaan, Kalimat, Bentuk dan Pilihan Kata, dan Paragraf. 

"Semoga kegiatan ini bisa membantu peningkatan mutu guru-guru yang ada di Inhil," jelas Yeni. (hbk)

Editor: Firman Agus

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Wanita Dibegal di Jalan Teropong Pekanbaru, Motor dan HP Raib

Seorang wanita diduga dibegal tiga pelaku di Jalan Teropong Pekanbaru. Korban terluka setelah jatuh ke…

2 jam ago

Antrean Biosolar Mengular di Pekanbaru, Pertamina Ungkap 3 Penyebabnya

Antrean biosolar mengular di sejumlah SPBU Pekanbaru. Pertamina mengungkap penyebabnya dan memastikan stok aman serta…

2 jam ago

Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Kalahkan Ganda Putra Nomor Satu Dunia

Fajar/Fikri mempertahankan gelar China Open 2026 setelah mengalahkan Kim/Seo dalam tiga gim dan meraih dua…

19 jam ago

Donor Darah hingga Cek Mata Gratis, Baksos IKTS Pekanbaru Diikuti Ratusan Warga

Bakti sosial IKTS Pekanbaru mengumpulkan 176 kantong darah dan melayani 250 warga untuk pemeriksaan kesehatan…

20 jam ago

Pemkab Rohul Siapkan Rp5,4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 Desa

Pemkab Rohul menyiapkan Rp5,4 miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 desa. Besaran Bankeu disesuaikan…

21 jam ago

Gubernur Riau Setujui Pengalihan Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu

Gubernur Riau menyetujui pengalihan aset Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu. Perbaikan jalan rusak…

21 jam ago