kotoran-burung
(RIAUPOS.CO) – PERNAH suatu hari, Uki (bukan nama sebenarnya) jalan-jalan dengan temannya Ipul. Mereka mengendarai sepeda motor. Ipul di depan, Uki di belakang.
Mereka menyusuri Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang. Di tengah jalan, mereka berhenti di sebuah warung untuk membeli minuman. Hari menjelang petang. Uki menyempatkan diri membeli es krim.
Di atas motor, Uki dengan santai menyantap es krim sambil sesekali membalas cerita Ipul.
Saat menjilati es krimnya, Uki merasakan rasa yang berbeda.
‘’Uekh…’’
‘’Apa ini?’’ kata Uki langsung memuntahkan es krim yang baru dijilatinya.
‘’Ngapa, Ki?’’ tanya Ipul kaget.
Uki pun memperhatikan es krimnya. Dan, alamaaak!!!… ia melihat kotoran burung di atas es krimnya.
‘’Es krimku kena kotoran burung. Mana sudah kujilat lagi. Rasa lumpur,’’ kata Uki sambil mengelap mulutnya.
Saat itu mereka berada di jalan dekat pabrik karet. Dan di daerah tersebut memang banyak burung yang beterbangan jelang petang dan bertengger di atas kabel.
‘’Hahahaha…,’’ tawa Ipul.
‘’Tu lah, makan es krim sendirian juga,’’ tambah Ipul sambil terus melaju mengendarai sepeda motor.(dof)
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…
Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…
Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…
Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…